SUARA GARUT - Seorang perempuan cantik pemandu lagu asal,tewas setelah dianiaya kekasihnya.
Aksi sadis pelaku saat menganiaya sang kekasihnya terekam di CCTV dan videonya tersebar luas di jejaring sosial media.
Dikutip dari akun hello @widia** ,aksi penganiayan pemandu lagu tersebut terjadi di wilayah kabupaten Batang,Jawa Tengah,Jumat dini hari (2/6/2023).
Korban berinisial LA (24) meninggal usai dianiaya kekasihnya berinisial AP(36) yang bekerja sebagai operator karaoke di tempat yang sama.
Dari unggahan video yang terekam CCTV tampak pelaku melakukan aksi penganiayaan di lobby karaoke.
Terlhat juga seorang saksi yang sedang tertidur kursi lobby, namun kemungkinan tidak mendengar keributan tersebut.
Pelaku menampar,memukul , mencekik dan menganiaya korban dengan senjata tajam hingga korban tak berdaya.
Sadar dirinya telah menganiaya,pelaku yang juga kekasih korban panik,dan berusaha membawanya ke rumah sakit,namun nyawa korban tidak tertolong.
Hasil pemeriksaan tim dokter rumah sakit daerah setempat, tampak banyak luka lebam akibat benda tumpul dan tajam di sekujur tubuh korban.
Baca Juga: China Jadi Halangan Terbesar Marcus dan Kevin Menjuarai Thailand Open 2023
Satreskrim Polres Batang berhasil membekuk korban AP (36) yang merupakan warga Weleri kurang dari 24 jam.
Polisi pun memeriksa pengelola tempat karaoke tersebut sebagai saksi,namun saksi mengatakan tidak mengetahui kejadian tersebut.
Dari hasil olah TKP polisi mengamankan sebilah parang,satu botol AO dan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
Dari hasil keterangan Polres Batang ,Jumat (2/6/2023) kejadian tersebut bermula dari cekcok mulut dan pertengkaran keduanya.
Pelaku kesal terhadap korban karena menolak cintanya. Ia kerap mengajak korbannya untuk menikah,namun selalu ditolak oleh korban.
Terakhir,korban minta putus,namun oleh ditolak oleh AP(36) tak terjadilah penganiayaan.
Polisi telah memasang garis polisi di tempat kejadian.Sementara untuk memastikan akibat kematian, dilakukan visum terhadap jenazah korban. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Hamparan Eceng Gondok Selimuti Kali Blencong di Bekasi
-
Bau Rokok Membandel di Mobil Bekas? Coba 5 Cara Menghilangkannya dengan Bahan Alami
-
Nilai Transaksi Kripto Nyaris Rp122 Triliun dalam 5 Bulan, Anak Muda Jadi Penggerak Utama
-
PTBA Angkut 1,56 Ton Sampah dari Sungai Enim, Tebar Ribuan Benih Ikan Pulihkan Ekosistem
-
Presiden RI dan PM Singapura Tegaskan Kesepakatan Perihal Selat Malaka
-
Pecah Kongsi Pemkot Bandung! Wawali Erwin Buka-Bukaan Tak Pernah Diajak Bicara oleh Walikota Farhan
-
Syok Saat Kondangan! Orang Tua di Bekasi Pergoki Pembunuh Anaknya Bebas Berkeliaran
-
Rudy Susmanto Minta KPK dan Jaksa Kawal Pembebasan Lahan 2 Proyek Raksasa Bogor
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
Perwali Tolak LGBT Diusulkan di Palembang, Akankah Pemkot Mengabulkannya?