SUARA GARUT - Seorang janda di Kabupaten Garut, Jawa Barat hidup serba prihatin. Bahkan salah seorang anaknya tengah sakit karena terdapat benjolan di mata dan hanya bisa tidur beralaskan tikar.
Kondisi Ende Atikah (39), itu sangat kontradiktif dengan keluarga Bupati Garut, Rudy Gunawan yang salah satu anaknya mendapat bantuan PKH, meski tinggal di Amerika.
Sedangkan Ende, warga Kampung Bonang, RT 2/5, Desa Parakan, Kecamatan Samarang harus hidup dalam keterbatasan.
Janda miskin dengan 7 anak ini pun tak memiliki BPJS Kesehatan. Padahal satu anaknya bernama Raiyhan Halpa Huji (3) menderita penyakit benjolan di matanya.
Ende yang berstatus janda ditinggal mati suaminya itu dan anak-anaknya tinggal di rumah yang sangat sempit dan tidur hanya beralaskan tikar.
Kondisi Ende yang tak punya pekerjaan, hanya mengandalkan orang yang menyuruh dan anak-anaknya itu terungkap saat dikunjungi oleh Anggota DPRD Garut, Mamat Rahmat dan Yudha Puja Turnawan dari Fraksi PDIP.
Anggota dewan itu mendampingi Yufsin dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kemensos menengok Raiyhan.
"Adik Raiyhan tak memiliki BPJS, sehingga pengobatan yang dilakukan ibunya ke dokter tidak optimal," ungkap Yudha, Sabtu, 3 Juni 2023.
Melihat kondisi rumah Ende yang sempit dan tidur beralaskan tikar, Yudha yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut itu, memberikan bingkisan sembako serta santunan tunai.
Baca Juga: Bermain dengan Sakit di Kakinya, Mimpi Buruk Dybala Menangis Gagal Juara Liga Eropa
Yudha juga membelikan dua kasur karpet, agar keluarga ini bisa tidur lebih nyaman.
Dijelaskan Yudha rumah Ende sempat diperbaiki oleh Kepala Desa Parakan menggunakan dana desa di tahun 2021.
"Pak Yufsin dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kemensos akan mengusulkan untuk bantuan makanan keluarga ini, bantuan perlengkapan rumah, bantuan usaha warung dan bantuan perbaikan rumah," katanya.
Sedangkan Dinkes Garut akan mengawal pengobatan Raiyhan ke RS Cicendo Bandung agar mendapatkan tindakan medis yang optimal untuk kesembuhannya.
"Dinkes Garut juga sudah mengajukan BPJS PBI di APBD Garut untuk semua anak ibu Ende Atikah," pungkasnya.
Melihat fakta warga miskin seperti Ende dan keluarganya tak memiliki jaminan kesehatan, selaku anggota legislatif, ia merasa prihatin dan berharap pendataan warga miskin lebih akurat, agar bantuan pemerintah tepat sasaran. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT
-
Data Sering Nyangkut, DPRD DKI Minta Mekanisme Sanggah Manual untuk Desil Warga
-
Cara Pakai Tinted Sunscreen Yang Benar Ala dr Zie Untuk Samarkan Flek Hitam
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Skybar ibis Styles Yogyakarta Kembali Dibuka, Hadirkan Beragam Agenda Rutin
-
Kawasan Hutan 60 Hektare Diduga Punya Anggota DPRD Kampar, Belum Ada Tersangka
-
2026 Is the New 2016, Mengapa Gen Z Kangen Internet yang Dulu?
-
Suzuki XL Terbaru Mulai Diserahkan Kepada Konsumen Jabodetabek