SUARA GARUT - Agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan calon ASN PPPK guru di Kabupaten Garut kini sudah menemui titik terang.
Sebelumnya bayak kalangan menduga pelantikan calon guru ASN PPPK Kabupaten Garut tersebut akan digelar pada Minggu kedua bulan Juni 2023.
Bahkan tidak hanya itu, dalam sebuah momen acara hari pendidikan nasional, Bupati Garut sempat menyinggung pekan kedua Mei akan dilaksanakan penyerahan SK ASN PPPK.
Akan tetapi, seiring waktu yang terus berjalan, agenda pelantikan tersebut kembali menyeruak ke publik akan digelar pekan kedua Juni 2023.
Salah seorang calon guru PPPK Garut Nina Noviana (38) saat dimintai keterangan salah satu media mengatakan dirinya dan ribuan guru honorer lulus seleksi sangat menantikan kabar kepastian pelantikan tersebut.
Sedari awal proses pemberkasan hingga tahap pelantikan kata dia selalu diundur-undur terus.
Semoga saja kali ini kata dia kabar pelantikan dan penyerahan SK secepatnya ada kepastian.
Terpisah saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Garut Jajat Darajat mengabarkan pelantikan PPPK belum bisa dilakukan.
Menurutnya, pihak panselda Kabupaten Garut masih menunggu pengajuan NI PPPK." Saat ini lagi proses ke nomor induk PPPK (NI PPPK), kata Jajat Darajat.
Baca Juga: Anak Baru! Mardiono Ungkap Sandiaga Uno Lagi Dipelonco Sebelum Resmi Jadi Kader PPP
Bisa saja kata dia, pelantikan tersebut dilaksanakan pada bulan Juli 2023, setelah proses NI PPPK rampung.
"Mudah-mudahan bisa terlaksana pada bulan Juli," kata Jajat pada wartawan.
Pihaknya kata Jajat tidak menyangkal ada keterlambatan agenda pelantikan PPPK, namun sumbernya bukan dari pemerintah daerah.
"Sekarang masih proses upload NI PPPK, jadi mungkin Juli dilantiknya," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Bupati Ingatkan Penggunaan Anggaran Percepatan Penuntasan Stunting di Kabupaten Garut Harus Bijak
-
Disediakan Gratis, Diskanak Garut Imbau Masyarakat Lakukan Vaksinasi Rabies Rutin Setahun Sekali
-
Tingkatkan Kualitas Layanan, Disparbud Kabupaten Garut Latih 40 Pengelola Desa Wisata dan Pemilik Homestay
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kronologi Warga OKU Diserang Beruang saat Sadap Karet, Sempat Duel hingga Luka Parah
-
Gencarkan Sport Diplomacy, Erick Thohir dianugerahi KWP Awards 2026
-
Malaysia Bungkam Timnas Indonesia U-17, Shukor Adan Puji Kedewasaan Lini Belakang
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
6 Penumpang Helikopter PK-CFX Ditemukan Tewas di Hutan Sekadau
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Revolusi Pertanian dari Desa, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Sabet KWP Awards 2026
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
Lebih dari 10 Pelaku Diburu! Polisi Ungkap Perkembangan Kasus Kades Lumajang Diserang
-
Kredibilitas Jadi Kunci, Ini Alasan Memilih Pengembang Properti Tak Bisa Sembarangan