SUARA GARUT - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Junimart Girsang mendesak pemerintah untuk memberikan data best tenaga honorer yang sudah terdata di Kemenpan RB.
Junimart mengkleum masih ada tenaga honorer di daerah yang belum di daftarkan masuk data best Kemenpan-RB.
Menurut Junimart Girsang, belum masuknya data tenaga honorer ke Kemenpan-RB, karena belum diusulkan oleh kepala daerahnya.
"Mereka hanya terdaftar sebagai tenaga honorer di daerah, karena belum dilaporkan oleh kepala daerahnya," kata Junimar Girsang.
Politisi PDI Perjuangan itu, menyampaikan kondisi real tenaga honorer di daerah saat digelar rapat kerja Komisi II DPR RI dengan Menpan-RB Abdullah Azwar Anas, di gedung Nusantara, DPR RI Senayan Jakarta.
Adanya indikasi honorer yang belum diusulkan ke pemerintah pusat mendorong Junimart Girsang meminta data honorer yang ada di Kemenpan-RB secara menyeluruh.
Junimar menyesalkan banyaknya daerah yang belum melaporkan data para honorer tersebut.
Junimart mencontohkan ditemukan adanya honorer yang sudah mengabdi selama 20 tahun namun namanya belum dikirimkan ke pusat.
"Kalau yang sudah lama mengabdi belum masuk data, lalu siapa, apakah yang muda," ungkap Junimar Girsang.
Dia menduga data yang ada di Kemenpan-RB tidak sesuai atau berbeda dengan fakta dilapangan.
Jika hal tersebut benar adanya, kata Junimart kemenpan-RB harus kembali melakukan penyesuaian dengan kondisi dan jumlah riil tenaga honorer yang ada. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Luka yang Tidak Selesai: Membaca Trauma Han Seol-ah dalam Sirens Kiss
-
Harga Minyakita Meroket, Mendag: Stoknya Memang Terbatas
-
Lompat Dari Jendela, Bule di Bali Bawa Kabur iPhone dan MacBook Senilai Rp58 Juta
-
Teka-teki Izin Terbang Pesawat AS di Langit RI, Ancam Kedaulatan?
-
Dominasi Mobil Murah dan Kendaraan Niaga Jadi Bukti Masyarakat Masih Cari Kendaraan Fungsional
-
Bukan Sekadar Label, Aturan Kemenkes Ini Sentil Cara Kita Makan Sehari-hari
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia