SUARA GARUT - Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan Pendapatan Asli Daerah (PAD) cukup rendah dan tidak dapat ditingkatkan.
Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Garut mengaku kesulitan untuk membayar 8 ribu guru dan tenaga kesehatan yang diangkat menjadi PPPK.
Untuk menutupi kebutuhan pembayaran gaji guru PPPK, pihaknya harus menghentikan program pembangunan.
Setidaknya, bupati menyebutkan sebesar 560 miliar biaya pembangunan dialihkan untuk membayar gaji PPPK.
"Ya saat ini kita alihkan biaya modal untuk oprasional pembayaran gaji PPPK sebesar 560 miliar," kata Bupati Garut H.Rudy Gunawan.
Ini berat sekali, bukanya tidak ada uang, tadinya tidak membayar gaji 8 ribu PPPK, saat ini beralih dari belanja modal ke oprasional, imbuhnya.
"Belum lagi Disdik akan menambah rekrutmen sebanyak 4 ribuan, nanti bisa jadi totalnya ada 10 ribu PPPK," katanya.
Bupati Rudy berharap pemerintah pusat dapat menambah Dana Alokasi Umum (DAU) untuk membayar gaji PPPK.
Saat ini, imbuh bupati Rudy pihaknya menerima 1,7 triliun DAU melalui dana trasnfer umum (DTU) ke APBD.
Baca Juga: Daftar Juara Piala Dunia U-20: Uruguay Runtuhkan Dominasi Tim Eropa dalam Dekade Terakhir
Selain membayar gaji pegawai, Rudy mengatakan beban biaya pemilu dan pilkada akan menelan anggaran sebesar 100 miliar dari APBD.
Rudy sering membicarakan dengan pemerintah pusat terkait permohonan penambahan DAU, namun belum ada solusinya.
Salah satu yang menjadi andalan sebagai penyumbang PAD di Garut yaitu Perusahaan umum daerah (Perumda) Bank BPR atau bank Garut.
Direktur utama (Dirut) Perumda Bank BPR H.Asep Cepy menegaskan bahwa seluruh aset bank BPR adalah milik Pemkab Garut.
"BPR itu pemiliknya pemkab Garut, semua asetnya milik Garut," kata Dirut H.Asep Cepy.
Jadi Bank BPR itu milik orang Garut, untuk itu melalui perbub bupati memeberikan perol atau gaji PPPK itu masuk ke BPR.
Tujuanya agar BPR bisa lebih maju, diantaranya meningkatkan perekonomian masyarakat garut, disamping meningkatkan PAD.
"Dengan adanya PPPK ke BPR, bisa lebih maju, begitu pula sebaliknya PPPK," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali