SUARA GARUT - Pengelola kolam renang Dangiang Cibeger di Desa Samida, Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut, Jawa barat menyediakan fasilitas serta mainan baru untuk anak-anak.
Selain bisa berenang dengan air alami yang jernih, kini para pengunjung kolam renang Dangiang Cibeger yang menjadi salah satu destinasi wisata di Garut, bisa menikmati fasilitas baru yang disediakan pengelola.
Saat ini, setidaknya ada dua mainan baru yang ada di kolam renang Dangiang Cibeger. Menurut Kepala Desa Samida, Koko Kosasih, di kolam renang Dangiang Cibeger sudah tersedia kereta putar dan trampolin.
"Kedepannya kami akan berupaya mendatangkan lagi fasilitas dan mainan-mainan yang lain," ungkap Kades yang pernah membawa desanya menjadi juara lomba desa tingkat Kabupaten Garut, Senin 12 Juni 2023.
Untuk warga Garut dan sekitarnya, yang ingin mencoba kesegaran air alami di kolam renang Dangiang Cibeger, cukup membayar uang tiket masuk senilai Rp15.000 untuk pengunjung dewasa, sedangkan tiket untuk anak-anak hanya Rp10.000.
"Tetapi jika ingin menaiki kereta putar, pengunjung cukup membayar Rp10.000, sama halnya dengan mencoba sensasi trampolin Rp10.000 juga," tambahnya.
Saat ini pengelolaan kolam renang Dangiang Cibeger dipegang oleh BUMDes. Sementara ini ada beberapa fasilitas yang bisa dinikmati oleh pengunjung.
Fasilitas tersebut antara lain kolam renang, playing fox, kereta putar, dan trampolin. Meski sudah berdatangan pengunjung dari luar daerah, sementara ini pengunjung yang datang masih di dominasi warga lokal Garut.
"Mudah-mudahan dengan fasilitas baru yang kami sediakan, bisa mendongkrak jumlah kunjungan ke lokasi wisata di desa kami hingga bisa menambah Pendapatan Asli Desa kami," pungkasnya. (*)
Baca Juga: Raffi Ahmad Datang Sendiri Saat Buka Gerai Rojo Sambel, Nagita Slavina ke Mana?
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Gedung KONI Manado Rusak, BMKG: Gempa Akibat Deformasi Kerak Bumi
-
Kelebihan Sepatu Lari PUMA NITRO
-
Warga Belanja di Korsel Bisa Bayar lewat QRIS
-
Mengenal Oud hingga Amber: Tren Parfum Timur Tengah yang Kini Jadi Favorit di Indonesia
-
Spesifikasi dan Harga POCO F8 Terbaru di Blibli
-
Geger di Pati, Ini 7 Fakta Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Hutan Sitiluhur
-
Dari Potensi Lokal ke Ekonomi Kuat, Desa Pajambon Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN
-
Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara: Satu Warga Tewas Tertimpa Kanopi
-
Program Desa BRILiaN Dorong Desa Pajambon Tumbuh sebagai Desa Ekonomi Berdaya
-
Desa Pajambon Jadi Contoh Sukses Transformasi Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Desa BRILiaN