SUARA GARUT - Partai Bulan Bintang (PBB) konsisten perjuangkan sistem Pemilu tertutup. Namun jika Mahkamah Konstitusi (MK) besok mengumumkan Pemilu dengan sistem tterbuka, PBB akan berjuang sesuai keputusan MK.
"PBB itu perjuangkan Pemilu tertutup, jika besok MK memutuskan sistem Terbuka, ya PBB akan taat pada aturan. Namanya juga perjuangan kita sudah coba melakukan perbaikan secara konstitusional," kata Ketua PBB Kabupaten Garut, Jawa Barat, Hudan Mushaffudin di sela acara Imtihan Madrasah Mualimin Persis Bentar Jl. Guntur Garut, Rabu (14/06/2023).
Menurutnya, Pemilu dengan sistem terbuka itu secara esensi melanggar Undang Undang Dasar 45. Sebab peserta Pemilu legislatif itu partai politik, sehingga pada pemilu legislatif itu rakyat harus memilih partai.
"Andai MK itu mengeluarkan keputusan yang tidak sesuai dengan keinginan partai, kita harus hormati apapun keputusannya. Saya tidak setuju kalau ada wakil rakyat yang berteriak akan memboikot MK lah, akan mengurangi anggaran lah. Saya kira ini kekanak kanakan," katanya.
Karenanya, ia mengajak partai lainnya, atau siapapun untuk menghormati apapun keputusan MK besok.
" Kita harus Haqul yakin lah pemenang Pemilu itu sudah ada catatannya dari Alloh SWT. Manusia hanya punya keinginan, hanya berusaha dan berdoa, Alloh lah yang menentukan," katanya.
Ditengah kesibukan sebagai pimpinan partai, dan pengusaha , masih menyempatkan diri mengajar di Madrasah Mualimin Persis Bentar Garut.
Sebagai Ketua DPC PBB Garut, sekaligus bakal calon legislatif DPRD Garut Dapil 1 ia mendapatkan dukungan dari Pimpinan Daerah Persis dan jamaahnya.
"Saya kan sebagai Mubaligh di berbagai jam'iyah Persis, saya juga mengisi pengajian ibu ibu di berbagai tempat. Paling tidak dari jam'iyah Persis saya mendapat support. Kata Ketua PD kepada saya, tahun ini Hudan harus jadi," katanya.
Selain itu, Hudan mengaku sudah pula mendapat dukungan bulat dar pimpinan cabang Persis tertentu yang diputuskan melalui rapat pimpinan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kunci Jawaban Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VI Uji Capaian Pembelajaran Halaman 75
-
Stop Overthinking dengan Occam's Razor: Seni Hidup dengan Pikiran Sederhana
-
Katanya Masa Depan Bangsa, tapi Kok Nyawa Anak Seolah Tak Berharga?
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
-
52 Kode Redeem FF Terbaru 26 Februari 2026, Ada Gloo Wall dan Incubator Voucher
-
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Berdarah Maluku Ini Antar Atalanta ke 16 Besar Liga Champions
-
DPRD DIY Protes Dana Desa Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Infrastruktur Desa Terancam
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Kereta Api Tambahan Lebaran 2026 Sudah Dibuka, Ini Jadwal, Rute dan Harganya!