SUARA GARUT - Ibadah kurban merupakan ibadah sosial yang berdasarkan keimanan, ketaqwaan, keikhlasan dan kepedulian ummat Islam terhadap sesama.
Sebab tidak setiap muslim yang mamu secara ekonomi mampu berkurban, faktanya banyak orang kaya yang tidak berqurban di setiap datangnya Iedul Adha.
Keikhlasan para shohibul qurban untuk membagikan sebagian besar daging kurban untuk dibagikan kepada masyarakat harus didukung pengelolaan daging kurban yang baik, agar kualitas daging yang dibagikan juga baik, tidak bau dan tidak mudah busuk.
"Daging kurban itu harus dijaga kualitasnya. Karena itu pengelolaannya harus baik dan benar mulai dari proses penyembelihan, hingga pembagiannya kepada masyarakat," kata Wakil Ketua DPD Juru Sembelih Halal (Juleha) Indonesia, Kabupaten Garut Jawa Barat, di Mesjid Baitul Fattah, Perum Puri Gandasari, Desa Mangkurakyat, Kecamatan Cilawu, .Kabupaten Garut, Jawa Barat, H. Asep, Sabtu (24/06/2023).
Menurutnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya daging qurban tidak bau busuk diantaranya, hewan qurban yang akan disembelih tidak boleh stres, darah dari tubuh hewan harus keluar semua dari tubuh hewan, saat proses menguliti tangan dan alat yang digunakan untuk menguliti harus selalu bersih, tempat penyimpanan daging harus bersih.
" Hati hati saat proses menguliti hewan tangan dan alat harus bersih. Tangan yang sudah memegang kulit, atau bulu jangan memegang daging, kecuali dicuci dulu . Terus jangan sampai tulang dan daleman (jeroan) jangan disatukan dengan daging, harus wadahi secara terpisah dengan menggunakan plastik yang berbeda," katanya.
Selain itu, katanya panitia qurban harus memperhatikan waktu dari penyembelihan sampai pembagian daging qurban kepada masyarakat jangan terlalu lama.
" Kalau penyembelihan pagi pagi, upayakan duhur itu sudah dibagikan, jangan terlalu lama karena bakteri itu cepat berkembang dalam daging, angin pun bisa menyebarkan bakteri yang menyebabkan daging cepat bau," imbuhnya.(*)
Baca Juga: Konsumsi Micin Bikin Otak Jadi Lemot, Mitos atau Fakta?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sering Ditagih Warga, Alasan Kapolres Bekasi Kombes Sumarni Hubungi Sony Sonjaya Terungkap
-
Kabar Terbaru Tol Bocimi, Kapan Jalur Cibadak-Sukabumi Barat Mulai Bisa Dilintasi?
-
Viral Siswi SD Menangis Akibat Listrik Padam Saat OSN, Disdik Sukabumi Minta Ujian Diulang
-
6 Fakta Terbaru Pemeriksaan Wabup Syafrudin, Kasus Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu
-
BEM USU Gelar Demo di DPRD Sumut Besok, Usung 6 Tuntutan
-
Mampukah CFD Ampera Menjadi Malioboro Mingguan Palembang?
-
Kejati Jabar Segera Layangkan Panggilan Kedua untuk Wabup Indramayu Syafrudin
-
Hasil PCMB Tidak Sesuai? Begini Cara Dialihkan ke Sekolah Swasta atau SPMB Tahap 2
-
Takut Diamuk Massa, Alasan Sopir Truk Fuso Kabur Usai Tabrak Lari Tokoh Pramuka
-
137 Kali Karhutla, 305 Hektare Lahan Sudah Hangus, Ancaman Asap Kembali Mengintai Sumsel?