SUARA GARUT - Dugaan perselingkuhan yang dilakukan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett ternyata berbuntut panjang di kalangan Masyarakat Indonesia.
Usai Istri Rendy Kjaernet Lady Nayoan membeberkan skandal perselingkuhan, dia mengungkapkan keinginannya bercerai dengan sang suami.
Sementara itu, kehudupan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett terus mendapat sorotan warga nett.
Imbas perselingkuhan mereka tidak hanya mempengaruhi kehisupan pribadi masing-masing, namun juga terhadap masa depan pertelevisi.
Hal itu, terjadi setelah netizn secara besar-besaran mengungkapkan harapan agar Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dapat memboikot artis-yang terlibat dalam kasus perselingkuhan.
Sayangnya harapan para netizen tersebut tidak mendapatkan respon yang sesuai dengan keinginannya.
Saat diwawancarai tim indigo pada Senin, (26/06/2023) ALiyah seorang anggota KPI menyebutkan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memboikot.
KPI menjelaskan, mereka tidak memiliki kewenangan memboikot seorang public figure.
Pasalnya menurut KPI, kewenangan tersebut ada di tangan lembaga penyiaran.
Baca Juga: Sosok Alwi Husen Maolana, Pelaku Revenge Porn di Banten Ternyata Anak Eks Pejabat
"perlu diketahui, tugas KPI tidak dalam rangka memboikot, artis A, B, atau C, dan seterusnya," ungkap Aliyah anggota KPI.
Hal itu sepenuhnya menjadi kewenangan dari lembaga penyiaran televisi maupun radio, imbuhnya.
Sebenarnya KPI mengerti alasan netizen meminta hal tersebut, karena seorang public figure sepatutnya memeberikan contoh yang baik bagi masyarakat.
"Saya paham benar, tingkat emosi masyarakat terkait inisial S ini, karena c S, seorang public figure, mereka harus tampil lebih baik, agar mereka bisa memberikan contoh yang baik bagi masyarakat," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
-
Ayah Rozak Titipkan Ayu Ting Ting ke Wendy Cagur, Sikap Istri Sang Komedian Disorot: Enggak Baperan
-
Syahnaz Sadiqah Kepergok Berduaan di Kedai Mie Ayam dengan Rendy Kjaernett, Netizen: Seperti Sedang Kencan
-
Caca Tengker Kepergok Peluk Erat Jeje Govinda Bikin Netizen Sedih: Dia Ngerti Soalnya Psikolog
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Groundbreaking Irigasi di Luwu, Gubernur Sulsel: Mari Kawal Untuk Petani
-
ARTJOG 2026 Memanas! Kehadiran Didit Prabowo Batal Usai Diprotes Seniman
-
WNA India Jadi Korban Penipuan Modus Hipnotis di Bali
-
Jatim Deklarasikan Provinsi dengan Event Terbanyak, Sedot 30 Persen Wisatawan
-
Ekonom: Investor Butuh Kepastian Hukum di Indonesia, Bukan Sekedar Insentif!
-
Pemprov Papua Selatan: Lahan Cetak Sawah di Merauke 48 Ribu Hektare
-
Khofifah Sambut 4.014 Pelari dari 22 Negara Taklukkan Jalur Ekstrem Gunung Arjuno-Welirang
-
Sulteng Belum Mandiri Fiskal, 80 Persen Bergantung Pusat
-
Ekonom Beri Peringatan Soal Kebijakan B50: Lihat Peluang yang Dikorbankan
-
Perbasi Surakarta 2026-2030 Dilantik, Bidik Sapu Bersih Emas Porprov Jateng 2026