- Seorang ART berinisial FBH (19) di Bogor diduga dianiaya majikannya OAPR, mengalami kekerasan fisik berulang pada 22 Januari 2026.
- Korban melaporkan telah ditendang, dicubit, dan dipukul menggunakan benda tumpul, meninggalkan luka sayatan dan memar di tubuhnya.
- Kasus kekerasan ini telah dilaporkan ke Polres Bogor dan sedang dalam proses hukum menuju tahap gelar perkara penetapan tersangka.
Suara.com - Seorang asisten rumah tangga (ART) di Perumahan Villa Nusa Indah 3, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, viral usai diduga menjadi korban penganiayaan majikannya.
Korban berinisial FBH (19) disebut mengalami kekerasan fisik yang diduga dilakukan majikannya berinisial OAPR.
Berdasarkan informasi yang beredar, peristiwa itu terjadi pada Kamis, 22 Januari 2026 sekitar pukul 07.00 WIB di rumah majikan. Korban yang baru lulus SMA dan datang dari Medan untuk bekerja sebagai ART mengaku mengalami kekerasan fisik berulang.
Dalam laporannya, korban menyebut mengalami tindakan ditendang, dicubit, serta dipukul menggunakan tangan kosong dan benda tumpul.
Foto yang beredar menunjukkan sejumlah luka di bagian punggung, berupa bekas sayatan, luka mengering, serta memar di beberapa titik.
Kasus tersebut dilaporkan ke Polres Bogor pada akhir Januari 2026. Di media sosial, terlapor disebut merupakan aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kapolres Bogor AKBP Whika Ardilestanto membenarkan bahwa adanya laporan tersebut. Ia memastikan kasus tersebut telah ditangani.
“Sudah ditangani,” ujar Whika saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, proses hukum saat ini memasuki tahap gelar perkara.
Baca Juga: 3 Hari Tayang, The Art of Sarah Duduki Ranking 3 Global Non-English Netflix
“Hari ini gelar perkara penetapan tersangka,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
Tutup Masa Sidang, Puan Tegaskan Posisi RI di Board of Peace Harus Berlandaskan Politik Bebas Aktif
-
Kompolnas: Peluang AKBP Didik Dipecat Sangat Besar, Sidang Etik Uji Ketegasan Polri
-
Jejak Bandar E dan 'Nyanyian' Kasat: Bagaimana Narkoba Mengakar di Pucuk Pimpinan Polisi Bima Kota?
-
DPR Sahkan Kesimpulan Komisi III: MKMK Tak Berwenang Intervensi Pemilihan Adies Kadir Sebagai Hakim
-
Siap-siap! 100 Ton Kurma Bantuan Arab Saudi Segera Meluncur ke Masjid hingga Pesantren
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Eks Bupati Kukar, KPK Tetapkan 3 Tersangka Korporasi
-
Patra M Zen Bongkar Kejanggalan Kasus OTM, Sebut Negara Justru Untung USD 524 Juta
-
Tragis! Pengendara Motor Tewas Tertabrak Kereta di Perlintasan Pesing, Jakarta Barat
-
Patra M Zen: Blending Jadi Oplosan? Fakta Mengejutkan di Sidang Kasus BBM Anak Riza Chalid
-
Tak Hanya Ngaji, Pesantren Diminta Bekali Kapasitas Tambahan Agar Santri Juga Siap Kerja