SUARA GARUT - Baru-baru ini netizen dibuat heboh dengan beredarnya rekaman CCTV yang menggambarkan Raffi Ahmad murka terhadap Syahnaz Sadiqah.
Yang bikin merinding, Raffi Ahmad dikabarkan sampai mencabut semua fasilitas yang telah diberikan kepada adiknya itu.
Terungkap, bahwa semua fasilitas yang ada pada Syahnaz tersebut terdapat dari seorang Raffi Ahmad sebagai kakak dari Syahnaz Sadiqah sejak ayahanda mereka meninggal dunia.
Tak sampai disitu, Raffi Ahmad pun mengusir Syahnaz dari keluarganya sejak terbongkarnya kasus perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Hal dibatas merupakan narasi yang diunggah di kanal YouTube dengan akun Daily News, pada Senin 26 Juni 2023.
Video berdurasi lebih dari 3 menit itu menarasikan jika Raffi Ahmad telah mengusir Syahnaz Sadiqah dan mencabut semua fasilitasnya.
Unggahan tersebut dipertegas dengan dibubuhi judul, "Detik-detik Raffi Ahmad mengusir Syahnaz dan Mencabut Semua Fasilitas setelah rekaman tersebut".
Bahkan, video tersebut pun diperkuat dengan sebuah thumbnail yang menuliskan, "Raffi Murka!! Usir Syahnaz dan Mencabut semua fasilitasnya".
Namun, setelah ditelusuri, video berdurasi 3 menit 49 detik itu ternyata tidak menyajikan fakta tentang suami Raffi Ahmad yang mengusir Syahnaz dan mencabut fasilitas yang diberikannya.
Namapaknya, sang narator dalam video hanya membuat opini tentang Raffi Ahmad yang mengusir Syahnaz Sadiqah tanpa disertai bukti faktual.
Kemudian, terkait rekaman CCTV pun nyatanya tak ada dalam video tersebut dan hanya menjadi fakta fiktif yang disajikan narator.
Seperti diketahui, sampai saat ini, baik pihak Syahnaz dan Jeje Govinda belum memberikan keterangan resmi terkait kasus perselingkuhan tersebut.
Makanan, Raffi Ahmad sebagai kakaknya Syahnaz pun menolak untuk memberikan komentar atas kasus perselingkuhan keluarganya itu.
Dengan demikian, video d gambar yang disajikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube oleh akun Daily News itu dapat dipastikan tak didukung dengan data dan fakta yang valid.
Maka Dapat dipastikan video tersebut adalah hoaks belaka, karena memang tak didukung validitas data yang jelas.(*)
Berita Terkait
-
Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda Masih Terlihat Jalan Bersama, Pakar Ekspresi: Mereka Lagi Pasang Topeng
-
Akibat Hubungan Gelap Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett, Tiga Putra Lady Nayoan Jadi Korban
-
Syahnaz Sadiqah Beberkan Kekurangan Jeje Govinda yang Tak Humoris, Malah Bandingkan dengan Mantan Pacar
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
PTBA Bina Karakter Siswa Ring 1, Anak-anak Disiapkan Jadi Generasi Unggul Masa Depan
-
Sepatu Lari untuk 'Easy Run': 5 Merek yang Bikin Lari Santai Terasa Lebih Menyenangkan
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Paling Hits April 2026: Kualitas Premium, Harga Bersahabat
-
Terkuak Dugaan Modus Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar, Dana Petani Tambak Udang Diduga Tak Tepat Sasaran
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa