- 4 butir bawang merah
- 3 siung bawang putih
- 2 buah kemiri
- 1 sendok teh ketumbar
- 1 sendok teh gula pasir
- 1/2 sendok teh jintan
- 1/2 sendok teh merica bubuk
Cara membuat:
1. Potong daging sapi menjadi dadu-dadu kecil sesuai selera. Jika menggunakan daging yang keras, bisa direndam dalam air asam selama 30 menit untuk membuatnya lebih empuk. Tiriskan sebelum digunakan.
2. Siapkan wadah untuk membuat bumbu marinasi. Campurkan kecap manis, minyak goreng, air jeruk nipis, bawang putih yang sudah dihaluskan, merica bubuk, dan garam. Aduk rata.
3. Masukkan potongan daging sapi ke dalam wadah dan lumuri dengan bumbu marinasi. Pastikan semua bagian daging terendam dengan baik. Diamkan selama minimal 1 jam di dalam lemari es agar bumbu meresap.
4. Sementara itu, siapkan bumbu halus. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, ketumbar, gula pasir, jintan, dan merica bubuk dengan menggunakan blender atau ulekan.
5. Setelah bumbu halus siap, panaskan wajan dengan sedikit minyak. Tumis bumbu halus hingga harum dan matang. Angkat dan sisihkan.
6. Ambil tiga sendok makan bumbu tumis tadi, campurkan dengan sisa bumbu marinasi yang telah digunakan untuk merendam daging. Aduk rata dan sisihkan sebagai bumbu sate.
7. Tusuk potongan daging sapi yang telah dimarinasi ke tusuk sate yang telah direndam sebelumnya. Lakukan sampai semua daging habis.
8. Panaskan panggangan atau grill dengan api sedang. Panggang sate di atas panggangan sambil sesekali diolesi dengan bumbu sate yang telah disiapkan. Bolak-balik sate agar matang merata dan tidak gosong. Panggang hingga daging matang dan berwarna kecokelatan.
9. Angkat sate dari panggangan dan sajikan dengan nasi hangat, lalapan, dan sambal kecap. Sate Maranggi siap dinikmati! ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah
-
Tas Ajaib Ema
-
Generasi Tanpa Ruang Tumbuh: Tekanan Sistem yang Memaksa Anak Muda Berlari
-
Tren No Buy Challenge: Mampukah Gen Z Cegah Keinginan Belanja Impulsif?
-
Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar
-
MAKI Geruduk Kejati Jatim Usai Temuan Emas dan Uang Diduga Milik Jampidsus, Ini Tuntutannya
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
Peringati 250 Tahun AS, Kedutaan Besar AS Gelar Pelatihan Jurnalisme Mobile di Yogyakarta
-
Lagu "Tenang Saja (Ini Hanya Fase)" Idgitaf: Obat untuk Kamu yang Sering Kecewa dengan Ekspektasi