/
Selasa, 04 Juli 2023 | 10:40 WIB
Rendy Kjaernett. ((Foto : Instagram @rendykjaernett1))

SUARA GARUT - Baru-baru ini Rendy Kjaernett menggelar konferensi pers untuk memberikan permohonan maaf atas pemberitaan dirinya terkait dugaan perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah.

Kemunculan Rendy Kjaernett ini membuat netizen terkejut, pasalnya selama isu perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah dirinya terlihat bungkam.

Bahkan, pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra turut mengomentari kemunculan Rendy Kjaernett ke hadapan publik untuk meminta maaf.

“Klarifikasi dan permintaan maafnya dimana, kalau ditanya kan dia minta maaf, ngomong minta maaf dan bener-bener sebuah permintaan maaf yang tulus itu bukan hal yang sama. Ada indikator yang harus dipenuhi,” kata Kirdi Putra dilansir Youtube Intens Investigasi, Senin (03/04/2023).

Lebih lanjut, menurut Kirdi dalam kasus Rendy Kjaernett permintaan maaf ini harus mengandung tiga hal.

“Satu, siapa yang minta maaf dan itu sesuai karena disebut oleh Rendy. Indikator kedua kepada siapa minta maafnya, disini mulai blunder kenapa karena kalau pada masyarakat Indonesia emang salahnya apa masyarakat Indonesia,” tambahnya.

Kirdi Putra menilai permintaan maaf Rendy tidak spesifik terkait masalah yang mengharuskannya melakukan permintaan maaf.

Pakar mikro ekspresi ini juga menjelaskan permintaan maaf Rendy Kjaernett dinilai tidak benar-benar menyesal perihal perbuatannya. Sehingga Kirdi menyebut permintaan maaf Rendy bukan permintaan maaf yang tulus.

“Apakah ini permintaan maaf yang tulus? Jawabannya tidak,” jelas Kirdi Putra.

Baca Juga: Rendy Kjaernett Sebut Lady Nayoan Punya Jasa Besar dalam Hidupnya, Ternyata Ini

Tak sampai disitu, Kirdi menilai ekspresi wajah Rendy Kjaernett tidak memunculkan rasa sedih dan penyesalan. (*)

Load More