SUARA GARUT - Baru-baru ini Rendy Kjaernett menggelar konferensi pers untuk memberikan permohonan maaf atas pemberitaan dirinya terkait dugaan perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah.
Kemunculan Rendy Kjaernett ini membuat netizen terkejut, pasalnya selama isu perselingkuhan dengan Syahnaz Sadiqah dirinya terlihat bungkam.
Bahkan, pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra turut mengomentari kemunculan Rendy Kjaernett ke hadapan publik untuk meminta maaf.
“Klarifikasi dan permintaan maafnya dimana, kalau ditanya kan dia minta maaf, ngomong minta maaf dan bener-bener sebuah permintaan maaf yang tulus itu bukan hal yang sama. Ada indikator yang harus dipenuhi,” kata Kirdi Putra dilansir Youtube Intens Investigasi, Senin (03/04/2023).
Lebih lanjut, menurut Kirdi dalam kasus Rendy Kjaernett permintaan maaf ini harus mengandung tiga hal.
“Satu, siapa yang minta maaf dan itu sesuai karena disebut oleh Rendy. Indikator kedua kepada siapa minta maafnya, disini mulai blunder kenapa karena kalau pada masyarakat Indonesia emang salahnya apa masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Kirdi Putra menilai permintaan maaf Rendy tidak spesifik terkait masalah yang mengharuskannya melakukan permintaan maaf.
Pakar mikro ekspresi ini juga menjelaskan permintaan maaf Rendy Kjaernett dinilai tidak benar-benar menyesal perihal perbuatannya. Sehingga Kirdi menyebut permintaan maaf Rendy bukan permintaan maaf yang tulus.
“Apakah ini permintaan maaf yang tulus? Jawabannya tidak,” jelas Kirdi Putra.
Baca Juga: Rendy Kjaernett Sebut Lady Nayoan Punya Jasa Besar dalam Hidupnya, Ternyata Ini
Tak sampai disitu, Kirdi menilai ekspresi wajah Rendy Kjaernett tidak memunculkan rasa sedih dan penyesalan. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi
-
Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental
-
Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?
-
Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix
-
Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan
-
Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati
-
Sinopsis Gohan, Film Persahabatan Anjing dan Manusia yang Siap Bikin Nangis
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik