SUARA GARUT - Belum lama ini, Bank Jabar Banten (BJB) memberikan kabar tidak sedap soal jadwal pembayaran gaji PPPK guru formasi 2022.
Kabar tersebut beredar luas di akun media sosial, terkai gaji guru PPPK yang akan dibayarkan pada bulan Agustus 2023 mendatang.
Hal tersebut terungkap saat salah satu marketing BJB di Kabupaten Tasikmalaya menginformasikan bahwa gaji PPPK akan dibayarkan pada bulan Agustus melalui akun WhatsApp.
Kabar tidak mengenakan itu, sontak membuat kalangan guru yang baru mendapatkan SK, SPK, dan SPMT menjadi gelisah.
Melalui akun WhatsApp tersebut, BJB menawarkan sejumlah pinjaman kepada para guru.
Namun, salah satu guru mengomentarinya dengan mengatakan gaji PPPK belum juga diterima.
"Selamat pagi juga pa, mohon maaf gaji PPPK nya juga belum cair sampai saat ini, gimana bayarnya nanti," komentar salah satu guru dalam akun WhatsApp.
Pihak marketing Bank BJB tersebut memberikan jawaban, bahwa pinjaman sudah dapat dilakukan, menurut kabar yang ia peroleh, gaji akan dibayarkan pada awal bulan Agustus.
Informasi itu, tentu saja membuat kaget para guru yang sudah menantikan pembayaran gaji sebagai ASN.
Baca Juga: Berlangsung Dramatis, 5 Fakta Evakuasi Remaja Obesitas 230 Kg di Jakarta Timur
Menanaggapi hal ini, Ketum FHGTK Kabupaten Tasikmalaya Tete Suherman mengaku wajar saja , jika ada keterlambatan pembayaran gaji.
"Wajar saja jika ada keterlambatan, karena butuh proses, yang penting ada rapelan gaji sejak Juni, yang akan dibayar Agustus," kata Tete pada garut.suara.com.
Pihaknya kata Tete, bisa memahami kalaupun ada keterlambatan.
Yang penting bagi dia, gaji yang dibayarkan Agustus itu ada rapelan. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta