/
Senin, 17 Juli 2023 | 14:04 WIB
Ruang pintar yang dirilis PNM di Garut untuk membantu siswa mengakses belajar secara online.(Foto: Istimewa)

SUARA GARUT - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyediakan ruang pintar berbasis online dengan fasilitas yang lengkap di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Khususnya Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, sudah bisa mengakses berbagai sarana belajar online yang lengkap seperti wifi gratis, perangkat laptop, buku paket dan kelengkapan kelas pada umumnya.

Tidak hanya itu, tenaga pendidik pun disiapkan untuk membimbing para siswa yang ingin belajar secara online.

Pemimpin Cabang PNM Garut, Abu Hassan mengatakan, ruang pintar yang disediakan PNM di Desa Balewangi ini memiliki kapasitas 35 anak per ruangnya.

Rutinitas pasca pandemi 3 tahun lalu, kata dia, merubah sebagian besar sektor di dunia, terutama pendidikan. 

Menurutnya, pembelajaran daring secara jarak jauh kerap dilakukan, memaksa penggunaan teknologi dan akses internet bagi para pengajar dan siswanya. 

Riset UNESCO mencatat 1,5 miliar anak terhambat akses sekolah karena Pandemi COVID-19, salah satu dari 188 negara diantaranya adalah Indonesia. 

Kemendikbud juga lanjutnya, pada akhir 2022 menunjukkan bahwa 40 persen sekolah di Indonesia masih belum terjangkau akses internet.

Pemulihan terhadap tantangan ini dirasakan PNM sebagai urgensi sebagaimana Pilar Pendidikan adalah aspek penting aksi Tanggung Jawab Lingkungan dan Sosial (TJSL) Perusahaan. 

Baca Juga: Si Seksi Shinta Bachir Cerai! Sunan Kalijaga Ungkap Rahasia Tersembunyi

Menjalin kolaborasi dengan Pemerintah Daerah dan warga setempat, kata Abu, Ruang Pintar disediakan untuk menjembatani akses anak sekolah yang belum memiliki teknologi dan akses internet untuk tetap relevan dengan perkembangan kurikulum pendidikan dalam bermain sambil belajar.

“Kami setiap bulan pasti cek ke lokasi sembari silaturahmi dengan warga setempat dan anak-anak. Kamis (20/07) akan ada pertemuan lagi ke lokasi Ruang Pintar Cisurupan ini,” ucap Abu Hassan.

“4 bulan sejak didirikan, kita selalu cek dan evaluasi berdasarkan masukan serta testimony anak-anak dan warga agar program ini berjalan secara berkelanjutan,” tutupnya.

Reja adalah satu siswa dari Cisurupan yang bersyukur akan kehadiran Ruang Pintar.

“Dulu kalo mau internetan mesti gantian sama tetangga, kalo ke warnet (warung internet) mesti bayar. Sekarang bisa bareng-bareng pakai komputer, sama teman-teman jadi seru,” tandasnya.

Selain di Garut, PNM juga menghadirkan 154 Ruang Pintar di seluruh Indonesia. 

Load More