SUARAGARUT - Rhoma Irama alias Rona Irana, Dapur Kolaborasi Seniman Indonesia (DKSI) Kabupaten Garut meriahkan acara Silaturasep Sajagat yang berlangsung di SOR R.A.A Adiwijaya, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu 16 Juli 2023.
Penampilan Rhoma Irama KW meriahkan panggung Silaturasep Sajagat dan menghibur para asep, sehingga mereka berjoged ria.
Rona Irana membawakan beberapa lagu dangdut ciptaan Rhoma Irama raja dangdut. Membuat Para asep sejagat bergoyang ria.
Pantauan di lapangan, Penampilan Rona Irana sediri memang dibuat mirip seperti raja dangdut Rhoma Irama. Dari mulai gaya rambut, suara, cara berpakaian dan alat musik pun sama. Hal itu sehingga dapat mengobati kerinduan para Asep Sejagat terhadap lagu- lagu lawas dari raja dangdut.
Deden Asegat, Ketua Dewan pertimbangan DKSI Kabupaten Garut mengatakan, dalam hal ini pihaknya hanya sebagai pendukung saja dalam kegiatan Silaturasep. Pihaknya memberikan hiburan dengan membawa rombongan sebayak 30 seniman.
"Kami pendukung dari kegiatan Silaturasep yang diselenggarakan Paguyuban Asep Sejagat,"pungkas asep saat diwawancarai di belakang panggung Silaturasep.
Wakil Presiden Paguyuban Asep Dunia, Asep Jaelani, mengatakan kegiatan Silaturasep ini dilaksanakan selama dua hari, dari mulai tanggal 15 sampai sekarang 16 Juli 2023.
Dalam Silaturasep ini pihaknya menggelar berbagai kegiatan dari mulai memerikan santunan kepada Anak Yatim Piatu sebanyak 210 orang, memberikan penghargaan kepada asap yang berjasa jalan sehat, senam dan hinburan
Selain itu Pihaknya juga memberikan doorprize berupa pocor umroh kepada dua orang yang di menangkan oleh Asep dari cirebon dan Asep Garut.
Baca Juga: Arya Sinulingga Ladeni Warganet Mengenai Sanksi Kericuhan Oleh Aremania
Asep Jaelani menerangkan untuk pemilik nama asep di Kabupaten Garut saat ini sudah mencapai 76.182 orang. Namun yang hadir di acara hanya sebagian. Hari ini yang hadir kurang lebih 1.700 orang nama Asep yang berasal dari seluruh Nusantara dan luar negeri.
Ia pun mempersilahkan jika ada nama Asep yang ingin bergabung dengan Paguyuban Asep sedunia dan tidak dipungut biaya. Selain itu, nama Asep sendiri tidak harus orang Sunda. Bahkan hari ini pun yang datang ada asep seluruh Nusantara diantaranya dari Flores, Aceh, Kalimantan bahkan dari luar negeri.
"Jadi tidak semuanya nama asep itu orang Sunda, kan tadi juga ada yang dari Flores, Aceh, Kalimantan bahkan dari luar negeri,"ujar Asep.
“Tujuan daripada Silaturasep ini kan selama ini kita itu bertemu melalui WA Grup jadi tidak pernah ketemu (atau) jarang, sehingga dengan cara silaturahmi ini Alhamdulillah kita bisa ketemu dengan nama-nama Asep yang selama ini ngobrolnya hanya di WAG,” katanya.
Asep berharap Setelah acara Silaturahmi ini antara Asep dengan Asep terus erat. terus maju, sehingga orang tidak lagi malu untuk memberikan nama Asep, ujarnya.(*)
Berita Terkait
-
PSCG Apresiasi Pelestarian Seni Calung oleh Kelompok Seni di Cigedug Garut, Enday Kusnandar: Abah Terharu
-
Pencuri Data KTP Warga Tarogong Kidul Garut untuk Jaminan Pinjol Terungkap, Kades Sukabakti Lapor ke Polisi
-
Lebih dari 1.700 Orang bernama Asep datang Ke Kabupaten Garut Ikuti Silaturasep Sajagat
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Rupiah Anjlok Rp17.500 per Dolar AS, Suku Bunga Berpotensi Naik
-
Kritik Tajam Formappi Soal LCC Empat Pilar: Tragedi Memalukan yang Runtuhkan Marwah MPR
-
Review Film Crocodile Tears: Kritik Sosial atas Dinamika Keluarga Indonesia
-
Pajak Kendaraan Akan Dihapus? Dedi Mulyadi Wacanakan Skema Jalan Berbayar di Jabar
-
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Ekonom UGM Sebut Publik Bakal Kena Imbas Harga Naik
-
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Vanessa Nabila Go Public, Lari hingga Hadiri Acara Bareng
-
Bos Barong Grup: Rokok Ilegal Jangan Cuma Ditindak, Ajak Masuk Jalur Legal
-
LCC MPR RI Butuh VAR? Warganet Usul Teknologi untuk Hindari Kecurangan Juri
-
Aldi Taher Pamer Chat dengan AHY, Isi Percakapan Jadi Sorotan
-
LPEM FEB UI: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen dari BPS Meragukan, Ada Data Tak Logis