SUARA GARUT - Warga Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut ramai-ramai datang ke Kantor Desa Sukabakti setelah mengetahui memiliki hutang bodong ke Permodalan Nasional Madani (PNM).
Sebelumnya, ratusan warga Desa Sukabakti ini disebut memiliki utang dari Rp850 ribu sampai Rp2 juta. Padahal mereka tak pernah meminjam uang ke PNM.
Warga yang tak merasa meminjam uang, akhirnya datang ke Kantor Desa Sukabakti untuk menandatangani surat pernyataan tak pernah berhutang ke PNM.
Ratusan korban berkumpul di aula Kantor Desa Sukabakti untuk mengurus pernyataan tak pernah meminjam uang.
Kaur Umum Desa Sukabakti, Kartini mengatakan, warga yang disebut mempunyai utang diminta untuk melakukan klarifikasi.
Dari pendataan pihak desa, ada 407 warga yang disebut meminjam uang. Mereka tersebar di enam RW.
"Banyak warga yang mengeluh jadi korban. Namanya memang betul ada di data PNM, tapi mereka tidak merasa meminjam uang," ucapnya, Selasa, 18 Juli 2023.
Pihak desa dan PNM sudah mengambil langkah untuk membuka kasus tersebut. Warga juga meminta klarifikasi mengapa naman mereka bisa ada dalam daftar penerima pinjaman. (*)
Baca Juga: Profil Rafli Mursalim, Eks Striker Timnas Indonesia U-19 yang Siap Berkarier di Liga Kamboja
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran