SUARA GARUT - Sebanyak 42 kecamatan di Kabupaten Garut memiliki keunikannya masing-masing. Seperti tiga kecamatan ini yang ternyata punya usaha turunan.
Warga Kabupaten Garut banyak yang merantau ke luar daerah. Mereka kerap dikenal sebagai Asgar (asli Garut). Di perantauan itu, Asgar menjajakan berbagai macam usaha.
Biasanya usaha yang dijajakan para Asgar ini berbeda-beda tergantung asal kecamatan mereka.
Setiap kecamatan di Kabupaten Garut memang memiliki khas usaha yang sudah turun temurun.
Mulai dari tukang cukur, penjual bendera, hingga penjual cuankie. Yuk kenali darimana saja usaha-usaha itu berasal.
1. Kecamatan Leles
Di Kecamatan Leles, ada satu usaha yang sudah turun temurun dilakukan. Yakni menjual bendera merah putih setiap bulan Agustus tiba.
Warga di Leles tak cuma memproduksi bendera merah putih. Tapi juga menjual bendera ke seluruh Indonesia. Mereka langsung menjajakan bendera menjelang perayaan 17 Agustus.
Dari berjualan bendera itu, banyak warga Leles yang sukses.
Baca Juga: Prabowo Bicara Rencana Bertemu Megawati: Saya Siap!
2. Kecamatan Banyuresmi
Tukang cukur merupakan usaha turunan yang berasal dari Kecamatan Banyuresmi. Banyak warganya yang menjadi tukang cukur di luar kota.
Bahkan tukang cukur Presiden Jokowi juga berasal dari Garut. Sudah banyak tukang cukur yang sukses di perantauan.
3. Kecamatan Singajaya
Suka bertemu tukang cuankie? Ternyata pedagang cuankie kebanyakan berasal dari Kecamatan Singajaya.
Warga yang menjadi tukang cuankie ini biasanya merantau ke Bandung hingga Jakarta untuk berjualan.
Itulah tiga kecamatan di Garut yang punya usaha turun temurun dan sudah dikenal di berbagai daerah di Indonesia. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran