SUARA GARUT - Kepala Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Wawan Gunawan, berjanji akan segera melaporkan kasus utang fiktif yang menimpa 407 warganya ke pihak kepolisian begitu hasil verifikasi selesai.
"Kemarin belum kami laporkan karena datanya belum kuat. Nah sekarang setelah verifikasi selesai saya akan bisa melaporkan ke Polres," kata Wawan, Jumat, 21 Juli 2023.
Dengan kasus utang fiktif yang menimpa ratusan warganya tersebut, ia mengaku kecolongan data warganya. Sebab sejauh ini pihak desa tak pernah memberikan data warga.
"Jelas kami merasa kecolongan, karena yang jadi korbannya warga kami. Tentu kami akan melapor setelah verifikasi selesai, karena kami pun ingin tahu data-data itu dari mana? Bisa bocor seperti itu," katanya.
Dikatakannya, sejauh ini pihak Permodalan Nasional Madani (PNM) belum memberikan keterangan dari mana data warganya itu diperoleh.
Ia juga mengungkapkan dari 407 warganya yang jadi korban utang fiktif itu, baru terklarifikasi 327 warga.
"Kita masih menunggu yang lainnya, karena masih berdatangan dan kita berkoordinasi dengan PNM karena kemungkinan ada yang menyusul," ujarnya.
Disebutkannya, adanya dugaan oknum yang menyalahgunakan data ratusan warganya itu, ia pun belum bisa melapor karena belum cukup bukti.
"Karena belum cukup bukti, saya pun harus berhati-hati, karena bisa saja saya jadi tergugat. Cuma laporan dari warga oknum tersebut sudah minggat dari sini," katanya.
Baca Juga: Siapa Marlo Ernesto? Putra Andy F Noya Diuji Kesabaran Wawancarai Keisya Levronka
Pihak PNM sendiri mengkonfirmasi baru melakukan verifikasi pada 299 warga. Sementara laporan awal berdasarkan data Desa Sukabakti, ada 407 warga yang melakukan pengaduan utang fiktif. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Soal Dana Hibah Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Siap Diaudit BPK
-
Terseret Polemik LPDP, Alyssa Soebandono Bantah Pernah Terima Dana Negara
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
3 Tahun Alami Kekerasan, Cewek Ini Akhirnya Tempuh Jalur Hukum usai Ditendang Pacar Perkara Utang
-
Waktu Imsak & Buka Puasa Jakarta 26 Februari 2026 Hari Ini, Catat Jam Sahur
-
7 Keuntungan Membeli Samsung S26 Bergaransi Resmi di Blibli
-
5 Hal yang Membuat Samsung S26 Jadi Primadona Baru
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026