SUARA GARUT - Pemerintah Pusat terus berupaya menyelesaikan pegawai non PNS dengan mengangkatnya sebagai PPPK, terutama untuk tenaga guru dan kesehatan.
Namun nasib ribuan anggota Polisi Pamong Praja (Pol PP) non PNS di berbagai daerah hingga kini masih belum jelas nasibnya.
Termasuk sebanyak 307 personel Pol PP non PNS yang mengabdikan dirinya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mereka belum mendapat kepastian
DPD Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Kabupaten Garut akan terus memperjuangkan nasib para penegak Perda Garut itu
Ketua DPD FK-BPPPN Kabupaten Garut Bhenny Novara, menjelaskan, pengawalan terhadap nasib para personel Pol PP ini fokus pada permasalahan pemetaan hasil dari pendataan yang dilakukan oleh BKN dan Kemendagri selaku instansi Pembina Polisi Pamong Praja.
"Kami terus berjuang mengupayakan nasib ribuan tenaga Pol PP Non PNS yang hingga saat ini diketahui belum ada kejelasannya, didasarkan pada amanat yang tercantum dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Pasal 256 Ayat 1 dan 2 tentang pemerintah Daerah," katanya, Sabtu, 22 Juli 2023.
Lanjutnya dalam undang-undang tersebut dinyatakan bahwa mereka yang memenuhi persyaratan akan diangkat menjadi PNS dan Satpol PP merupakan jabatan fungsional PNS.
"Kami berada di dalamnya atas dasar lamanya pengabdian yang telah ditunaikan," ujar Bhenny,
Ia menyatakan, hingga saat ini Kemendagri selaku instansi pembina belum menyampaikan tindak lanjut terhadap hasil pemetaan data Pol PP non PNS seluruh Indonesia.
Baca Juga: Dewi Perssik Bela Rully, Sang Kekasih yang Disebut Mirip Tukul oleh Netizen
"FK-BPPPN berharap dan mendorong Kemendagri agar dapat memberikan jawaban pasti dalam penyelesaian peningkatan status Pol PP non PNS Kabupaten Garut dan rekan-rekan yang tersebar di berbagai daerah provinsi, kab/kota di seluruh Indonesia," katanya.
Menurutnya, tenaga Pol PP non PNS itu tidak mau diberikan harapan yang tidak jelas. Karenanya pihaknya terus berupaya mengawal Kemendagri untuk menangani secara serius tentang permasalahan Pol PP tersebut.
”Kami meminta dan mendesak agar Kemendagri dapat lebih serius lagi dalam menangani permasalahan penyelesaian peningkatan status tenaga Pol PP non PNS seluruh Indonesia,” tegasnya.
Ia pun percaya bahwa unsur pemerintah pusat bersama kementerian terkait, akan berlaku adil dan penuh pertimbangan dalam menjalankan tugas dengan profesional, arif, dan bijaksana,
Termasuk katanya, Tito Karnavian selaku Mendagri yang notabene sebagai orang tua dari personel Pol PP non PNS seluruh Indonesia.
”Kami juga meyakini beliau pasti lebih paham tentang regulasi serta beban risiko kerja penegakan perda/perkada itu seperti apa, dan kami menunggu kabar baik ini secepatnya, karena kami selama ini bertugas menjalankan Tupoksi Pol PP,” ujarnya.
Benny menambahkan bahwa sepanjang aturan perundang-undangan masih berlaku, maka pemerintah harus menjalankan sesuai amanat konstitusi.
"Sepanjang aturan ini berdiri tegak ini harus dijalankan, pemerintah tidak boleh melanggar Konstitusi dan jalankan amanat undang-undang," pungkasnya.
Sementara itu, untuk anggota Pol PP non PNS Kabupaten Garut sendiri tengah dikawal oleh DPD FK-BPPPN Garut bersama Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat dan DPP FKBPPPN. (*)
Editor: Firman
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
Terkini
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Uang Palsu Pecahan Rp 100 Ribu Beredar di Magetan, Pengedarnya Diduga Pria Asal Bojonegoro
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Trauma Masa Lalu, Fariz RM Pilih Hidup Tanpa Ponsel Usai Bebas Penjara
-
Jatim Resmi Buka Mudik Gratis Lebaran 2026, 7.000 Kuota Bus dan Kapal Laut Disiapkan ke 20 Daerah
-
Drama Kejar-kejaran Begal di Pasuruan, Wanita Bercelurit Tertangkap Usai Dikepung Polisi
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?