SUARA GARUT - Badan Kepegawaian Negara (BKN), harus menunda pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK formasi 2023, akibat terkendala teknis.
Terkait hal itu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Kemenpan RB), akan segera menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan pengadaan CPNS dan PPPK.
Dikutip garut.suara.com, Senin, (31/07/2023), rakor persiapan pendaftaran CPNS dan PPPK akan digelar 3 Agustus mendatang.
Asisten Deputi Perancangan Jabatan, Perencanaan, dan Pengadaan SDM Aba Subagja menyebutkan penetapan formasi CASN 2023 menjadi tahapan awal pengadaan CPNS dan PPPK.
Aba menambahkan, 524 instansi pusat yang mengusulkan formasi PPPK 2023, akan menjadi undangan dalam rakor tersebut.
Selain itu kata Aba, intansi pusat diberikan kesempatan membuka formasi CPNS dan PPPK.
Berbeda dengan instansi daerah, hanya diberikan formasi PPPK saja.
Terpisah Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen menyebutkan pendaftaran CPNS dan PPPK tidak bisa dilaksanakan pada Agustus ini.
"Belum bisa dibuka agustus ini," kata Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen.
Meski begitu Suharmen menjelaskan , akan ada penyerahan formasi terhadap instansi 3 Agustus mendatang.
Akan tetapi, kata Suharmen butuh waktu pihaknya mengupload ke sistem sscasn BKN.
BKN jelas Suharmen akan menunggu syinkronisasi formasi yang ditetapkan Menpan RB Abdullah Azwar Anas.
Bila hasil penetapan Menpan RB sudah sesuai dengan database sscasn, barulah pendaftaran dibuka, imbuhnya.
Suharmen ingin memastikan tidak ada lagi kendala saat upload databest ke sscasn.
Menurutnya pendaftaran CPNS dan PPPK akan terlaksana di bulan September 2023.
Oleh sebab itu, kata dia perlu dibersihkan sehingga perlu di verifikasi dan validasi (verval) ulang sebelum proses upload ke sscasn.
"Yang sering terkendala masalah teknis, misalnya nomenklatur jabatan tidak ada di databest, atau konsistensi jabatan dengan pendidikan yang keliru," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Skutik Terlaris New Honda BeAT Makin Mewah Lewat Sentuhan Desain Premium
-
Saat Stigma Menjadi Senjata: Mengapa Label "Demo Bayaran" Bisa Mematikan Demokrasi?
-
Cara Praktis Percantik Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Lewat Produk Diton
-
Ketua DPRD Kota Bogor Hadir Meriahkan HJB ke 544 dengan Gowes Bareng Bogor Hujan Onthel
-
4 Tablet RAM Besar 2 Jutaan Terbaik, Ada yang Dilengkapi Stylus untuk Kerja dan Hiburan
-
IHSG Merosot ke Level 5.835 di Sesi I, Saham CUAN dan DEWA Ambrol
-
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Kolaborasi dengan Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan Yatim & Dhuafa