SUARA GARUT - Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Enjang Tedi, menyinggung soal rencana pemerintah kabupaten yang akan membangun RSUD Garut Utara, menyebutkan, pembangunan rumah sakit itu harus segera diwujudkan.
"Masyarakat membutuhkan kehadiran pemerintah secara paripurna. Apalagi kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditawar-tawar,” katanya, ditemui di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garu, Jawa Barat, Sabtu, 05/08/2023).
Politisi Partai Amanat Nasional itu mendorong Pemkab Garut untuk bergerak cepat dalam membangun fasilitas kesehatan yang lebih representatif. Ia menyebutkan, saat ini di pusat kota Garut sudah ada RSUD dr. Slamet dan di bagian selatan ada RSUD Pameungpeuk.
“Sementara di Garut Utara belum ada rumah sakit yang ditunjang dengan fasilitas memadai. Pembangunan rumah sakit di Garut Utara harus segera diselesaikan. Masyarakat sangat berharap itu segera beres,” ujarnya.
Keberadaan RSUD di Garut Utara dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Apalagi, saat ini masih banyak warga yang mengeluh ribetnya mengakses layanan kesehatan dengan BPJS.
Enjang menjelaskan, saat dirinya reses di Kecamatan Kersamanah, Jumat, 4 Agustus 2024, Rahmat, ketua RT 02 RW 06 Kp. Palalangon, Desa Nanjungjaya, menyampaikan keluhan soal sistem rujukan yang dirasakan BPJS yang berbelit-belit.
Di sisi lain, jauhnya fasilitas kesehatan tingkat dua yang dijadikan tempat rujukan membuat keadaan menjadi lebih parah.
“Masyarakat tentu inginnya semua dibuat mudah. Bukan hanya gratis, tapi juga pelayanannya memuaskan. Soal sistem rujukan yang berjenjang, mulai fasilitas kesehatan tingkat 1 dan tingkat 2, itu penting juga disosialisasikan kepada masyarakat. Tapi intinya tentu kita ingin masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya.
Odik Sodikin, warga Limbangan Barat, Kabupaten Garut, berharap, agar pemerintah daerah segera merealisasikan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Garut Utara. Keberadaan fasilitas kesehatan yang ditunjang dengan sarana prasarana memadai sangat dibutuhkan warga.
Baca Juga: Amanda Manopo Disinggung, Bella Bonita Ngambek Ingatkan Denny Caknan untuk Hati-hati
Selama ini, kata pria yang berjualan makanan itu, saat butuh perawatan medis yang lebih intensif, pasien harus dirujuk ke RSUD dr. Slamet yang jaraknya sekitar 30 kilometer dan waktu tempuhnya terbilang lama.
“Kalau di daerah ini ada rumah sakit umum yang fasilitasnya lengkap, tentu penanganannya akan lebih cepat. Selama ini kita harus ke pusat kabupaten yang jaraknya jauh juga. Belum lagi di jalan terjebak macet,” ujar Odik.
Ia memaparkan, sebagai daerah yang menjadi penghubung utama antarkota/kabupaten di Jawa Barat, Limbangan dan daerah-daerah lain di Garut Utara, perlu ditunjang dengan fasilitas-fasilitas umum yang memadai, termasuk di sektor kesehatan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Tren Staycation Berubah, Gen Z Cari Hotel Bisa Nyaman Work From Anywhere
-
Rahasia Pentol dan Ceker Tetap Jadi Jagoan Street Food di Tengah Gempuran Jajanan Kekinian
-
Handbody Merek Apa yang Cepat Memutihkan Kulit? 5 Produk Ini Ada Kandungan Pencerah
-
Profil Supriadi, Napi Kasus Korupsi Rp233 M Terekam Ngopi ke Kafe Bareng Petugas
-
Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini
-
Link Lowongan Kerja Manajer Kopdes Merah Putih 2026: Ada 30.000 Formasi
-
Arti Warna 4 Level Nutrisi Minuman Tinggi Gula, Garam, dan Lemak: Ini Cara Bacanya!
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga