SUARA GARUT - Pakar mikro ekspresi memberikan tanggapan soal Raffi Ahmad dan Jeje Govinda yang membahas perselingkuhan Syahnaz Sadiqah.
Baru-baru ini, akhirnya Raffi Ahmad muncul ke hadapan publik untuk membahas isu perselingkuhan yang dilakukan sang adik, Syahnaz Sadiqah dengan Rendy Kjaernett.
Soal perselingkuhan yang dilakukan sang adik, Raffi Ahmad meminta maaf kepada Jeje Govinda atas apa yang dilakukan beberapa waktu lalu.
Pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra menilai Raffi Ahmad sangat berhati-hati dalam menyampaikan soal perselingkuhan Syahnaz dan Rendy Kjaernett.
Menurutnya juga, Raffi Ahmad membuat konten ini bertujuan untuk mengangkat Jeje Govinda yang sempat dicibir oleh warganet sebagai suami yang tidak punya harga diri.
“Menurut saya momen itu digunakan untuk mengangkat jeje sebetulnya dari keterpurukan yang ada,” kata Kirdi Putra.
Lebih lanjut, Kirdi mengatakan dalam perbincangan tersebut terlihat Raffi Ahmad meminta maaf berulang-ulang kepada Jeje atas perselingkuhan sang adik.
Kirdi Putra menilai permintaan maaf Raffi Ahmad ini cukup dilakukan sekali. Sehingga bagi Kirdi ini merupakan konten untuk mengangkat nama Jeje Govinda.
“Kalau sesuatu diucapkan berulang-ulang artinya disitu ada yang ingin digaris bawahi. Menurut saya ini konten untuk mengangkat jeje karena terlalu banyak orang yang menghujat jeje,” tambahnya.
Baca Juga: Gegara Prabowo, PSI Terancam Badai Pengunduran Diri Kader Jelang Pemilu 2024
Tak hanya itu, pakar mikro ekspresi juga menyebutkan konten dan strategi bagus yang diangkat oleh Raffi Ahmad.
“Jadi ini strategi yang bagus buat saya untuk konten yang bagus,” ujar Kirdi Putra. (*)
Berita Terkait
-
Masuk Akal, Raffi Ahmad Diduga Bertujuan Ini Bikin Video Bahas Selingkuh Sehari Sebelum Jeje Govinda Umumkan Nyaleg
-
5 Fakta Jeje Govinda Gabung PAN, Alasan Tak Ributkan Perselingkuhan Syahnaz?
-
Jeje Gabung PAN di Tengah Skandal Syahnaz Selingkuh Auto Dihujat: Ngatur Istri Enggak Bisa, Mau Ngatur Rakyat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Muhammad Kiandra Ramadhipa Berbagi Inspirasi di Purwokerto Jelang AHDC 2026
-
Peringatan Dini Tsunami Gempa Bumi NTT M 7,7 Dicabut
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik