SUARA GARUT - Aksi marah-marah Bupati Garut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan sejumlah ruas jalan di wilayah Garut Selatan yang beberapa hari ini videonya viral, dipandang hanya berani memeriksa jalan yang dilaksanakan pihak ketiga. Sementara, proyek yang dilakukan secara swakelola tidak disentuh.
“Bupati juga harus berimbang, banyak proyek yang dilaksanakan dinas, termasuk swakelola dan dilakukan oleh UPT-UPT Dinas PUPR,” jelas Ucu Tutun Bachtiar, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Peundeuy, Senin, 14 Agustus 2023.
Tutun menyampaikan, sebagai masyarakat pihaknya mengapresiasi langkah bupati yang mau terjun langsung ke lapangan. Namun, bupati juga harus berimbang dengan memeriksa proyek-proyek yang dilakukan secara swakelola.
“Itu jalan arah Banjarwangi-Singajaya-Peundeuy sampai ke Cibalong, itu gambling, tidak ada kegiatan UPT di lapangan, mana tanggungjawabnya,” katanya.
Selain proyek-proyek swakelola yang dilakukan oleh dinas, menurut Tutun masyarakat saat ini juga mempertanyakan anggaran pemeliharaan jalan karena ruas jalan ke Singajaya jelek.
“Mana hasil pemeliharaannya, kapan ada pemeliharaannya,” katanya.
Menurut Tutun, proyek-proyek swakelola yang dikerjakan oleh Dinas PUPR bersama Pokmas atau TPK, hasil pengerjaannya banyak yang dibawah standar. Salah satu contohnya ada di daerah Kecamatan Pamulihan dimana ada jalan yang dibangun secara swakelola sejak tahun 2021, sampai sekarang belum selesai.
“Mana tindak lanjutnya, jadi bupati jangan semut di seberang launtan kelihatan, sementara gajah di pelupuk mata tidak kelihatan,” katanya.
Tutun juga melihat, pembangunan infrastruktur di wilayah Selatan Garut yang dilakukan Bupati Garut, tidak merata dan tidak dinikmati oleh semua kecamatan. Biasanya, daerah-daerah yang dibangun, adalah daerah-daerah yang sering dikunjungi bupati.
Baca Juga: Ada Kasus Korupsi dan Asusila, Dewas Nilai Kinerja KPK Meningkat 93,65 Persen, Kok Bisa?
“Ada salah satu desa di Kecamatan Cibalong, itu banyak dapat bantuan, makanya harus diselidiki itu bupati ada apa,” katanya.
Tutun melihat, bupati saat ini lebih banyak curhat di media sosial dan mengkritisi salah satu dinas dari semua dinas yang ada, termasuk mengungkapkan soal konsultan peliharaan dinas.
Padahal, jika memang itu ada, bupati bisa mengganti kepala dinasnya agar konsultan yang digunakan bukan yang disebut bupati sebagai peliharaan kepala dinas.
“Apa susahnya ganti kepala dinasnya, mungkin tidak melihara konsultan itu terus,” katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Polres Bogor Tahan Agen Pengantin Pesanan, Inisial IS Resmi Jadi Tersangka TPPO
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Perusahaan di Kepri yang Telat Bayar THR Bakal Didenda Lima Persen
-
Pemerintah Klaim Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Ekspor Produk Lokal
-
Bank Sumsel Babel Beri Diskon 10 Persen di MDP Super Store, Potongan hingga Rp250 Ribu
-
Mudik 2026: Pelabuhan Ciwandan Siap Tampung 5.000 Motor, Lengkap dengan Area UMKM
-
Ambisi Telkom Siapkan Sovereign AI di 2028, Kurangi Bergantung dari Perusahaan Asing
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Modus Polisi Gadungan 13 WN Jepang di Bogor, Tipu Warga Sakura dari Rumah Mewah
-
5 Hak Tetangga yang Wajib Anda Tahu Agar Ramadan Berkah