/
Jum'at, 15 September 2023 | 22:00 WIB
Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan saat mengunjungi Iceu Trisnawati janda beranak 6 yang tergolong miskin ekstrem warga Kampung Mekarsari, RT 02, RW 09 Sukakarya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut ((Dok. Suara Garut/ Jay))

SUARA GARUT- Iceu Trisnawati (40) warga Kampung Mekarsari, RT 02, RW 09 Kelurahan Sukakarya, Kecamatan tarogong kidul, berstatus janda dengan 6 anak, tak memiliki pekerjaan dan tinggal di rumah waris yang harus dibagi dengan hak waris saudaranya.

Iceu adalah potret kemiskinan ekstrim warga Kabupaten Garut, karena kemiskinannya itu ia tak mampu menebus ijazah anaknya yang baru lulus dari SMK dan tidak bisa membayar iuran sekolah anaknya yang lain yang masih duduk di SMP.

Hal ini terungkap dari kunjungan Anggota DPRD Garut, Yudha Puja Turnawan setelah mengunjungi Iceu di rumahnya, Jumat 15 September 2023.

"Ternyata Ibu Iceu dan keenam anaknya  ini setelah saya cek NIK di KK nya tidak mendapatkan bantuan sosial apapun dari pemerintah," ungkap Yudha.

Ia juga menyebutkan, anak ketiga Ice Yang bernama Fajar Aqbari duduk di SMP Negeri Tarogong Kidul sudah beberapa hari ini tak mau bersekolah karena belum memiliki seragam sekolah yang membuatnya minder.

"Anak ketiga ibu Iceu ini belum mendapatkan seragam dari sekolahnya, karena belum membayar biaya seragam. Padahal anak itu sudah kelas 8, atau sudah tahun kedua di sekolahnya," tuturnya.

Yudha menceritakan awal mula pertemuannya dengan keluarga Iceu setelah diberitahukan oleh rekannya bernama Mayang. Mayang bercerita ada janda yang kesulitan mencari nafkah.

"Tadinya ibu Iceu ini berjualan nasi di sekitar RSUD dr. Slamet namun dilarang dan sempat dikejar kejar oleh Satpam rumah sakit," tuturnya.

Yudha mengaku sudah berkoordinasi dengan Kabid SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Garut agar membebaskan biaya seragam sekolah untuk anak Iceu Fajar Aqbari.

Baca Juga: Kisah Perjalanan Panjang "Chocodot", Pionir Cokelat Dodol Garut di Indonesia dan Dunia, Ini Sejarahnya

"Barusan ibu Iceu menaruh harapan ke saya, agar beliau bisa bikin warung nasi di rumahnya supaya beliau bisa membiayai keenam anaknya. Selaku anggora DPRD saya akan berusaha semaksimal mungkin adanya bantuan dari berbagai sumber, dari kemensos untuk bantuan kewirausahaan berbasis keluarga maupun ke lembaga pengumpul dana umat seperti BAZNAS," katanya

Yudha yang juga Ketua DPC PDIP itu berharap, Dinsos Garut bisa mengusulkan Iceu agar mendapatkan bansos pemerintah pusat seperti PKH, BPNT dan BPJS PBI. (*)

Load More