SUARA GARUT— "Chocodot" atau camilan berupa cokelat isi dodol Garut tentunya sudah tak asing lagi di kalangan wisatawan terutama masyarakat Garut dan Jawa Barat.
Olahan cokelat berbahan dodol ini telah menjadi oleh-oleh khas Garut selain dodol dan kerajinan kulit. Sebagai informasi, "Chocodot" sendiri sebenarnya merupakan merek dagang yang sudah memiliki hak paten.
"Chocodot" yang dimiliki Kiki Gumelar ini juga merupakan pionir atau penggagas cokelat berbahan dodol di Garut dan tanah air. Merek "Chocodot" sendiri berada di bawah PT. Tama Cokelat Indonesia yang bergerak di bidang olahan cokelat.
Produk dodol cokelat Garut ini secara resmi dan perdana diluncurkan ke masyarakat pada 2009. Dengan sentuhan sang pemilik, perusahaan ini sudah banyak melahirkan inovasi di bidang olahan cokelat.
PT. Tama Cokelat Indonesia pun sudah menciptakan berbagai variasi olahan cokelat, tentunya dengan "Chocodot"-nya, cokelat berbahan dodol yang pertama di dunia.
Selain itu, ada juga cokelat isi krim buah, cokelat isi biji kopi, cokelat isi kurma, cokelat isi rempah-rempah, cokelat isi teh, serta berbagai kreasi cokelat lainnya.
Salah satu kelebihan atau keunggulan "Chocodot" ini dibandingkan merek cokelat dodol lainnya, yaitu mengusung kearifan lokal daerah di Indonesia melalui kemasan dan rasa cokelatnya dengan slogan "COKELAT INDONESIA".
"Chocodot" pun sebenarnya merupakan akronim atau singkatan dari 'Chocolate with Dodol Garut' dan kini telah berubah menjadi "Indonesian Chocolate" dengan tujuan sang pemilik ingin mengenalkan cokelat Indonesia tak kalah dengan cokelat negara-negara lainnya di dunia.
Sedangkan ide "Chocodot" ini muncul melalui proses yang cukup unik, yaitu ketika dodol yang dipegang Kiki tidak sengaja dijatuhkannya ke dalam adonan cokelat. Mulai dari situlah muncul inovasi cokelat dengan isi dodol.
Baca Juga: Sedih! Kehabisan Dana, Pembangunan Ruang Kelas SMP Plus Sukaraja Garut Terhenti
Ternyata, saat ia mencobanya, rasa dari cokelat yang tadi terdapat dodol di adonannya itu enak— dipadukan dengan rasa manis cokelat dan kenyalnya tekstur dodol.
Dikutip dari Indonesiakaya.com, dalam penamaannya pun, cokelat dodol Garut "Chocodot" ini memiliki nama-nama yang menarik, menggunakan istilah-istilah yang (tengah) populer di kalangan anak muda dan masyarakat.
Beberapa di antaranya, yaitu 'Cokelat Anti Galau', 'Cokelat Enteng Jodoh', dan 'Cokelat Cetar Membahana' dengan rasa yang beraneka ragam mulai dari cokelat pahit, cokelat putih, serta cokelat susu.
Adapun, gerai atau outlet pertama "Chocodot" dibuka pada 2009 berbarengan dengan dimulainya bisnis cokelat dodol Garut ini. Gerai pertama yang dibuka ini berlokasi di Jalan Babakan Salawi, Kabupaten Garut dan diberinama
Mereka mulai menjual produk cokelat dodol kepada para warga atau pelanggan lokal dan juga wisatawan untuk pertama kalinya. Produk pertama mereka pun adalah cokelat batangan dengan.
Tentunya dengan desain kemasan cokelat dodol yang menarik para pembeli terutama para turis atau wisatawan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa
-
Siapa Wasit Laga Pembuka Piala Dunia 2026? Sosok Kontroversial dari Brasil
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Detik-detik Pembukaan Piala Dunia 2026: 80.000 Suporter Padati Stadion Azteca
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel