/
Minggu, 24 September 2023 | 22:15 WIB
Sebuah tru Mitsubishi Fuso mengalami kecelakaan tunggal di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Sabtu (23/9/2023) malam sekitar pukul 21.30 WIB yang diduga sistem pengereman tak berfungsi baik. ((Tangkapan layar video Instagram @lampost.co @lampung.24jam))

SUARA GARUT— Kecelakaan truk kembali terjadi di tanah air. Kali ini dialami oleh sebuah truk tronton di Pelabuhan Bakauheni, Provinsi Lampung, pada Sabtu (23/9/2023) malam.

Kecelakaan tersebut terjadi tepat pasca insiden laka beruntun maut di Exit Tol Bawen Semarang, Jawa Tengah, yang juga terjadi pada hari yang sama. 

Kecelakaan tunggal truk tronton di Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan itu terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Dalam video yang beredar di media sosial, nampak sebuah truk tronton Mitsubishi Fuso berwarna oranye meluncur dengan cepat di area parkir pelabuhan.

Truk tronton itu melaju dengan kecepatan yang cukup tinggi sehingga menghantam sebuah pohon di bawah sky bridge pelabuhan hingga akhirnya terguling. Bahkan truk tronton pengangkut gabah seberat 20 ton itu sempat 'melompati' trotoar di area parkir.

Diketahui truk pengangkut gabah itu datang dari  Kota Bandarlampung dan hendak menyeberang ke Pelabuhan Merak Banten (Pulau Jawa) melalui Pebuhan Bakauheni. 

Tetapi ketika melewati jalan yang menurun di jalur pintu keluar pelabuhan, truk itu tidak dapat menahan beban gabah yang diangkutnya. Hal itu diperparah dengan sistem pengereman yang saat itu tidak berfungsi secara baik. 

Truk nahas itu pun lantas melaju kencang dan menerobos pintu gerbang pelabuhan hingga menabrak pembatas jalan di Dermaga 1 Eksekutif Pelabuhan Bakauheuni.

Sejumlah orang yang tengah berada di area tersebut nampak segera menghindar dari truk yang melaju kencang itu sambil menimbulkan asap dari material pasir dan tanah yang ada di sekitar lokasi. 

Akibat kejadian itu, sang sopir yang bernama Raden Kemas Bahri (58) yang merupakan warga Desa Nibung, Gunung Pelindung, Jabung, Kabupaten Lampung Timur berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Puskemas Bakauheuni.

Baca Juga: Kalah dari Korut, Timnas Indonesia Lolos 16 Besar Asian Games, Begini Hitung-hitungannya

Sedangkan satu orang lainnya yang merupakan kernet dari truk itu diketahui meninggal dunia di tempat karena terhimpit di kabin penumpang dan dibawa Rumah Sakit Bob Bazar Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.

Kondisi truk Fuso Tronton tersebut pun mengalami ringsek di bagian depan termasuk kabin penumpang. Adapun evakuasi truk dan korban dilakukan dengan bantuan mobil crane milik ASDP Pelabuhan Bakauheni.

Insiden kecelakaan truk bernomor polisi BE 8170 FJ di Pelabuhan Bakauheni itu diduga akibat sistem pengereman kendaraan yang tidak berfungsi maksimal sehingga hilang kendali dan melaju kencang. (*)

Load More