SUARA GARUT - Baru-baru ini masyarakat sedang menyoroti peraturan baru dari pemerintah yang akhirnya melarang aplilkasi TikTok untuk berjualan secara langsung melalui fitur TikTok Shop.
TikTok sendiri merupakan aplikasi media sosial yang mengklaim sebagai social commerce dimana di dalamnya juga tersedia fitur untuk melakukan transaksi jual beli di TikTok Shop.
Namun hal ini menjadi polemik, terutama bagi para pedangan konvensional yang sulit bersaing sehingga sepi pembeli. Bahkan sepinya toko para pedagang di Tanah Abang, Jakarta sempat banyak diliput beberapa waktu lalu.
Selain itu harga barang yang dijual di TikTok Shop juga bisa lebih murah dibandingkan dengan toko konvensional dan banyaknya beredar barang impor dari luar negeri membuat akhirnya TikTok Shop kini dilarang di Indonesia.
Pelarangan itu tentunya memicu beragam reaksi dari masyarakat yang terdapak. Termasuk jajaran artis dan selebgram yang kini juga banyak berkecimpung di jual beli online atau affiliator TikTok.
Fujianti Utami atau Fuji juga ternyata merasakan langsung dampak dari hebohnya kabar soal TikTok Shop ini. Di media sosial TIkTok, Fuji sendiri memiliki jutaan followers.
Namun bukan hanya dampak dari larangan TikTok Shop saja, ternyata Fuji juga mengingat kembali masa-masa ketika Haji Faisal dulu masih berjualan di Tanah Abang yang disebutnya memang sudah mulai sepi sejak pandemi Covid 19.
"Ya nggak papa sih, soalnya aku tuh merasakan apa yang papa aku rasakan. Kan papaku kan jualan di Tanah Abang ya. Tapi waktu pandemic aku udah ngerasain ini sih, sepi toko. Aku ngelihat sepinya secara langsung," ujar Fuji, dari Suara Sumedang pada Rabu 27 September 2023.
Di sisi lain sebagai content creator Fuji juga kini telah merasakan dampak dari kehebatan TikTok untuk promosi barang dan mendapat keuntungan dari endorse dan lain-lain.
Baca Juga: Tegas! Fuji Ingatkan Netizen Tidak Mau di Banding-Bandingkan Dengan Aaliyah Massaid
Untuk itu dirinya mengaku berada di tengah-tengah saja dan melihat heboh soal pelarangan TikTok Shop oleh pemerintah ini sebagai suatu dinamika yang harus terjadi.
"Tapi, aku kan juga gambling ya. Maksudnya, aku juga merasakan keuntungan secara online. Tapi, aku juga mengerti orang-orang yang jualan secara langsung, sedihnya tuh ngerti, jadi kayak gimana dong. Jadi, aku di tengah-tengah aja sih," kata Fuji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN