SUARA GARUT - Yayasan Penabulu SPTI Kabupaten Garut mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk membuat peraturan daerah (Perda) di Kabupaten Garut yang khusus mengatur tentang penanganan Tuberkulosis (TBC) yang kasusnya setiap tahun terus mengalami peningkatan.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani.
"Angka TB terus meningkat, sampai 23 september 2023 kasus TB pada anak ada 5075. Nah dari 5075 itu, sekitar 1500 kasusnya pada anak," kata Leli saat kegiatan "Community Led Advocacy to District Legislatives and Executives to Ensure Mandatory Notification of TB Cases — DPPM" di Hotel Alamanda Garut Jawa Barat, Rabu 27 September 2023.
Menurutnya, tahun ini terjadi peningkatan kasus TBC hingga 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. Tahun sebelumnya hanya 433 kasus.
"Ini kan baru sampai 23 september, memang kita harus betul-betul galakkan, ya harus ada gerakan memang untuk penemuan kasus TB ini dan setelah ditemukan nanti harus diobati sampai sembuh, TOS ya," katanya.
Ia mengingatkan masyarakat dalam pengobatan TBC ini harus benar benar disiplin, jangan sampai putus di tengah jalan sebelum waktunya, sebab akan terjadi kekebalan terhadap obat yang sama.
"TB itu harus diobati sampai sembuh, Apalagi TB juga ada korelasinya dengan stunting, Anak stunting yang mengalami infeksi kronis itu disebabkan oleh TB," ungkapnya
Sementara itu, Mubainul Abdilah Program IU Kabupaten Garut, mengatakan, dalam pertemuan yang diikuti berbagai unsur tersebut, adalah untuk mendorong lintas sektoral dalam penanganan kasus TB di Kabupaten Garut.
"Kita berharap mengundang semua lintas sektor untuk terlibat di kegiatan meeting koordinasi ini antara lain tadi Seperti yang disampaikan Ibu Kadinkes," katanya.
Baca Juga: Bawakan Lagu Elton John, Putri Ariani Memukau Panggung Final America's Got Talent 2023
Dikatakannya, ini merupakan tugas dan PR bersama, tidak bisa berdiri sendiri atas nama kesehatan. Tetapi sebetulnya kita mengundang dari DPRD Kabupaten Garut yang semula udah konfirmasi hadir tetapi beliau ibu Ketua berhalangan dikarenakan sedang sakit.
"Kita berharap sebetulnya dari pertemuan kita kali ini Kabupaten Garut mempunyai peraturan daerah ataupun Perda baik itu Perda maupun perbup yang khusus secara spesifik menangani penanggulangan TB di Kabupaten Garut," ucapnya.
Disebutkannya, Kota Depok dan beberapa daerah lain sudah memiliki Perda khusus tentang TBC. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian
-
Apakah Sunscreen Bisa Bikin Awet Muda? Ini Kata Dokter dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
-
Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
3 Rekomendasi Mesin Cuci Panasonic yang Terbukti Awet dan Laris, Harga Murah!