SUARA GARUT - Garut merupakan salah satu Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki pemandangan yang tidak kalah menarik dengan Kota Kabupaten lainnya.
Julukan 'Swiss van Java' disematkan untuk Kabupaten Garut sejak abad ke-19 karena dianggap memiliki keindahan alam serta iklim cuaca suasana yang sejuk seperti di Swiss.
Sebutan atau julukan 'Swiss van Java' untuk Garut ini disematkan oleh wisatawan Eropa yang berkunjung di Garut pada sekitar abad ke-19.
Hingga saat ini tidak ada kejelasan mengenai siapa nama orang yang menjuluki Garut sebagai 'Swiss Van Java'.
Namun diyakini julukan tersebut diyakini dipopulerkan oleh seorang pelukis atau fotografer asal Belanda bernama Thilly yang tinggal di Garut pada abad ke-20.
Garut yang memiliki beberapa pegunungan yang memiliki pemandangan indah ini tentu menjadikan hal yang melatar belakangi mengapa orang Eropa tersebut menjuluki Garut sebagai 'Swiss van Java'.
'Swiss van Java' sendiri ini berarti sebuah miniatur Swiss di Pulau Jawa.
Hingga saat ini nama 'Swiss van Java' yang tersemat sebagai nama lain dari Garut ini menjadi sebuah julukan atau ikon yang populer yang bisa membranding Garut sebagai tempat yang indah. (*)
Baca Juga: Bakal Maju Nyaleg, Plt Sekjen Partai Ummat Garut Getol Turun ke Masyarakat
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi