Penceramah Zakir Naik dirumorkan akan diundang untuk mengisi ceramah di perhelatan Piala Dunia 2022. Meski baru sebatas rumor, kabar ini membuat pemerintah India sampai buka suara.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri India (MEA) seperti dilansir dari Firstpost.com menegaskan bahwa Zakir Naik berstatus buronan pemerintah India.
Pemerintah India pun berupaya untuk melakukan ekstradisi jika Zakir Naik memang benar diundang ceramah di Qatar.
"Masalah Zakir Naik, buronan di India telah menjadi sorotan di Qatar," kata Arindam Bagchi, juru bicara Kementerian Luar Negeri India.
"Zakir Naik adalah terdakwa di India, di bawah hukum negara ini. Kami telah berkomunikasi terkait ekstradisinya dengan Malaysia beberapa waktu lalu. Dan sekarang kami juga akan melakukannya dengan pemerintah Qatar," lanjur Bagchi.
Menurut penjelasan dari Kementerian Luar Negeri India, pihaknya telah mendapat informasi dari otoritas Qatar bahwa tidak ada undangan kepada Zakir Naik di Piala Dunia 2022.
Akan tetapi pemerintah India belum mendapat kejelasan informasi resmi terkait kehadiran Zakir Naik di Qatar.
Rumor bahwa Zakir Naik akan jadi penceramah di Piala Dunia 2022 Qatar membuat sejumlah politisi di India beraksi keras.
Salah satu partai politik di India, BJP GOA meminta PSSI-nya India untuk memboikot Piala Dunia 2022 jika Zakir Naik hadir di Qatar.
Zakir Naik menjadi buronan India. Ia didakwa dengan kasus pencucian uang dan ujaran kebencian. Pada tahun ini, pemerintah India menyatakan yayasan milik Zakir Naik, IRF sebagai asosiasi yang melanggar hukum dan membekukkan aktivitas selama lima tahun.
Zakir Naik melarikan diri ke Malaysia pada 2016. Ia mendapat izin tinggal permanen di Negeri Jiran tersebut. Saat ini Zakir Naik berstatus sebagai wargan negara Malaysia.
Berita Terkait
-
Portugal vs Ghana: Cristiano Ronaldo Diambang Pecahkan Rekor Maha Sulit
-
Alasan Jerman dan Argentina Tak Perlu Panik meski Keok di Laga Perdana Piala Dunia 2022, Masih Bisa Juara
-
Putra Raja Salman Beri Hadiah Mobil ke Pemain Timnas Arab Saudi, Ini Harga Rolls-Royce Phantom
-
Ron Vlaar Berharap Belanda Tampil Bagus di Piala Dunia 2022, Lebih Baik dari Edisi 2014
-
6 Aplikasi Nonton Piala Dunia 2022 di HP, Mudah dan Gratis
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Polisi Ciduk Pengedar Ganja 6,2 Kilogram di Depok usai Dapat Laporan Warga
-
7 HP Realme dengan NFC Termurah 2026, Mulai Rp1 Jutaan buat Transaksi Digital
-
Dear Pak Prabowo! Utang RI Tembus Rp7.509 Triliun, Bayi Baru Lahir Langsung Menanggung Rp26 Juta
-
Rihan Dibunuh Israel: Berangkat Berseragam Sekolah, Pulang Dibalut Kain Kafan
-
Pigai Klaim Kematian Prajurit TNI di Lebanon Bukan Isu HAM, Ini Faktanya
-
5 Waktu Terbaik ke CFD Palembang, Nomor 3 Paling Nyaman Tanpa Desakan dan Macet
-
7 Sepeda Tangguh Tahan Banting, Sanggup Angkut Beban Hingga 150 Kg
-
Kasus Dugaan Pelecehan di FH UI, Habiburokhman Puji Forum Terbuka yang Digelar Mahasiswa
-
AS Panik Hadapi Aliansi Intelijen Iran, Blokir Paksa Tanker China di Selat Hormuz
-
Jingga Vanessa, Juara Kontes Ambyar yang Kembali Menggetarkan Hati Lewat 'Kembang Sore'