Hansi Flick dan Luis Enrique mungkin bisa dibilang sebagai dua pelatih terbaik dunia saat ini. Dinihari nanti, Senin (28/11) keduanya akan beradu taktik untuk tentukan siapa di antara mereka yang paling hebat di Piala Dunia 2022.
Matchday kedua grup E Piala Dunia 2022 antara Spanyol vs Jerman akan menjadi pertarungan taktik dua pelatih jenius tersebut.
Flick dan Enrique sama-sama pelatih di Piala Dunia 2022 yang memiliki rekam jejak sukses di tingkatan klub. Keduanya sama-sama pernah meraih treble winners.
Luis Enrique sukses persembahkan tiga gelar saat masih menjadi pelatih Barcelona pada 2015. Lima tahun setelah prestasi Enrique itu, Hansi Flick menorehkannya bersama Bayern Munich.
Kedua pelatih memiliki ide dan filosofi sepak bola yang begitu kuat dan segar. Kekuataan itu yang menjadi pola dari kepelatihan keduanya. Pendekatan keduanya pada permainan sangat progresif.
Tim yang dilatih oleh Flick dan Enrique sama-sama terapkan sepak bola modern, dengan kunci permainan penguasaan bola mendominasi jalannya pertandingan.
Ide-ide taktis keduanya juga membentuk tim yang mereka latih. Flick misalnya bagiamana memperkuat gaya permainan sepak bola Jerman, sedangan Enrique membawa angin revolusi di sepak bola Spanyol.
Ide sepak bola usang seperti tiki taka Spanyol sudah ditinggalkan oleh Enrique. Tengok saja bagaimana permainan Spanyol saat melawan Kosta Rika. Didominasi pemain muda, La Furia Roja tampil dengan skema segar namun mematikan.
Permainan Spanyol sangat intens. Darah muda skuat Spanyol mampu membuat Kosta Rika kerepotan. Yang menarik, tidak ada demam panggung dari pemain muda Spanyol. Para pemain patuh dengan instruksi Enrique.
Baca Juga: Final Kepagian Piala Dunia 2022, Spanyol vs Jerman: Matador Bakal Seruduk Panser?
Elemen ini yang membentuk permainan Spanyol saat laga melawan Kosta Rika enak untuk disaksikan. Calon bakat muda terbaik pun muncul dari revolusi sepak bola Spanyol. Dua pemain Pedri dan Gavi kini jadi sorotan.
Segudang Masalah Hansi Flick
Di sisi lain, kita menarik hal berbeda datang dari Hansi Flick. Ia dianggap sebagai pelatih yang jauh lebih fasilitatif dibanding Enrique.
Bisa dibilang meski memiliki capaian bagus bersama Bayern Munich, Flick tipikal pelatih yang tidak seradak seruduk seperti Enrique. Tak banyak perubahan yang ia lakukan bersama Jerman.
Tidak ada terobosan besar di Jerman sejak Piala Dunia 2014. Tidak ada era baru seperti yang dibawa Enrique di Spanyol.
Bisa dibilang Flick masih berada di bawah bayang-bayang Joachim Loew, mentornya di tim Panser Jerman. Meski ada perubahan sedikit di gaya Jerman bersama Flick.
Berita Terkait
-
Menyentuh, Timnas Arab Saudi Berikan Penghormatan ke Yasser Al Shahrani yang Alami Cedera
-
Final Kepagian Piala Dunia 2022, Spanyol vs Jerman: Matador Bakal Seruduk Panser?
-
Jerman Bisa Kalahkan Spanyol di Fase Grup E Piala Dunia 2022, Salah Satunya Rekor Pertemuan
-
Prabowo Ngaku Pecinta Sepakbola tapi Ogah Nonton Piala Dunia, Loh Kenapa?
-
Jadwal Jepang vs Kosta Rika, Lengkap dengan Kumpulan Link Nonton Piala Dunia 2022 Hari Ini 27 November 2022
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
LIVE: Profesionalisme Penegakan Hukum dan Pengaruh Bagi Iklim Usaha I Round Table Discussion
-
Ralat Pernyataan, Kodam IV/Diponegoro Minta Maaf dan Akui Pria yang Foto dengan Anies Anggota Intel
-
Kabar Baik untuk Timnas Indonesia, Kevin Diks Pulih dan Siap Kembali Merumput di Bundesliga
-
Strategi Discovery E-Commerce Jadi Kunci Lonjakan Penjualan Jelang Ramadan 2026
-
Drama Pencurian Motor Kak Jill Shine: Ditodong Senjata Api, Pelaku Ternyata Keponakan Sendiri
-
Jennie BLACKPINK Resmi Kolaborasi dengan Tame Impala di Lagu Dracula
-
5 Alasan Utama Perdagangan Kripto Berbeda dengan Perdagangan Forex Meskipun Grafik Terlihat Sama
-
Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Herman: Demokrat Masih Fokus Sukseskan Program Presiden
-
5 Lulur di Indomaret untuk Mencerahkan Badan, Ampuh Angkat Sel Kulit Mati