Laga lanjutan grup G Piala Dunia 2022 antara Portugal vs Uruguay, Selasa (29/11) dinihari WIB, sempat dihebohkan seorang suporter pria yang kenakan kaos Superman masuk ke dalam lapangan.
Ia berlari ke tengah lapangan sambil membentangkan bendera pelangi yang menjadi simbol LGBT.
Di kaos Superman yang ia kenakan juga tertulis, 'Save Ukraina' di bagian bawah perut. Sedangkan di bagian belakang pria asal Italia bernama Mario Ferri itu tertulis, 'Respect for Iranian Woman'
Melansir ANTARA, dia kini telah telah dibebaskan setelah menjalani penahanan singkat, kata kementerian luar negeri Italia, Selasa.
"Kementerian luar negeri, bersama dengan kedutaan Italia di Doha, mengikuti kasus tersebut setelah insiden invasi lapangan," kata kementerian luar negeri Italia dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke AFP.
"Setelah penahanan singkat, dia (Ferri) dibebaskan oleh pihak berwenang tanpa konsekuensi lebih lanjut," kata kementerian tersebut, tanpa merinci di mana dia ditahan atau oleh siapa.
Kapten dari tujuh tim Eropa telah merencanakan untuk mengenakan ban lengan anti-diskriminasi bertema pelangi selama turnamen sebagai bagian dari kampanye keragaman.
Namun mereka membatalkan rencananya karena ancaman tindakan disipliner dari badan sepak bola FIFA, termasuk sanksi kartu kuning.
Ferri pernah melakukan protes serupa sebelumnya, termasuk di Piala Dunia 2014 di Brazil, di mana ia mengangkat isu anak-anak yang hidup dalam kemiskinan.
Baca Juga: Soal Kisruh Kampung Susun Bayam, Politisi PDIP: Anies Beri Janji Manis Tapi Akhirnya Mencekik Warga
Di akun Instagramnya, Ferri memposting gambar dari dalam Stadion Lusail di Doha, tempat Portugal menang 2-0 atas Uruguay pada Senin.
Kejadian itu hanya sebentar ditayangkan di televisi.
"Kami tahu apa yang terjadi seputar Piala Dunia ini... Ini hal yang normal terjadi," kata pemain Portugal Ruben Neves seusai pertandingan.
"Tentu saja, kami semua bersama mereka juga. Dengan Iran juga, dengan para wanita Iran. Jadi saya harap itu tidak terjadi, apa pun juga pada anak laki-laki itu, karena kami memahami pesannya, dan saya pikir seluruh dunia memahaminya juga," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'