20 tahun lalu bertempat di Incheon Munhak Stadium, Incheon, Paulo Bento bersama Luis Figo dan skuat Portugal lainnya menangis tersendu-sendu. Menghadapi Korsel, tuan rumah Piala Dunia 2002, Paulo Bento dkk tak berdaya.
Saat itu, Korsel meraih kemenangan 1-0 atas Portugal lewat gol Park Ji-sung pada menit ke-70. Tadi malam, Jumat (2/12), Bento juga kembali saksikan Portugal tak berdaya hadapi Korsel.
Bedanya, tadi malam Bento bersorak gembira melihat negaranya kalah dari Korsel. Paulo Bento malah menjadi aktor utama yang membuat Portugal tak berdaya hadapi Korsel.
Korsel tadi malam jalani laga dramatis melawan Portugal di matchday terakhir grup H. Sebagai pelatih Korsel, Bento melepas pada tanah kelahirannya, targetnya meraih kemenangan dan membawa tim Taeguk Warriors melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Hadapi Fernando Santos yang notabene adalah seniornya, Paulo Bento tak gentar. Mengusung formasi menyerang 4-3-3, Bento dengan cerdik mampu mematikan permainan Portugal.
Cristiano Ronaldo yang jadi tumpuan Portugal dibuat tak berdaya. Faktanya eks pemain Manchester United tak mampu cetak gol dan hanya lepaskan satu tembakan saja.
Ronaldo kata pemain Korsel sepanjang laga tadi malam hanya menggerutu dan memaki dengan bahasa Portugis.
"Memang benar dia lebih tua dan terlihat lambat, dia hanya pemain yang hanya lepaskan satu tembakan," ucap Young-gwon seperti dilansir dari seoul.co.kr
"Sepertinya dia (Cristiano Ronaldo) terus mengutuk dalam bahasa Portugis. Kami juga memiliki banyak staf Portugal, jadi kami mengetahui itu. Mereka juga sering berbicara seperti itu," lanjutnya.
Baca Juga: "Demi Tim Merah Putih" Aksi Sensual Miss World Cup Jelang Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
Semangat tak pantang menyerah benar-benar ditanamkan Paulo Bento kepada anak asuhnya. Meski berstatus pelatih muda, Bento mampu tim kuda hitam singkirkan Uruguay.
Kemenangan 2-1 atas Portugal membuat Luis Suarez dkk harus angkat koper dari Qatar.
Bento mulai melatih Korsel pada 2018. Yang menarik, Korsel jadi tim Asia kedua yang ia latih. Sebelumnya ie melatih klub Cina, Chongqing Lifan.
Setelah pensiun menjadi pemain pada 2004 di Sporting Lisbon, Bento meneruskan kariernya sebagai pelatih. Awalnya ia menangani tim muda Sporting Lisbon.
Bento sempat melatih Cristiano Ronaldo dkk di Portugal. Empat tahun ia melatih Portugal pada periode 2010 hingga 2014.
Sebagai pelatih, tidak jelek-jelek amat. Sejak melatih di tim profesional pada 2005 hingga sekarang, Bento mengantongi 213 kemenangan dari 366 pertandingan. Secara presentase Bento meraih 58,20 persen kemenangan sebagai pelatih.
Berita Terkait
-
FIFA Rilis Foto Bola Gol Kontroversial Jepang, Ternyata Belum Meninggalkan Lapangan
-
Bagan Fase Gugur Piala Dunia 2022: Final Impian Messi vs Ronaldo Bisa Terwujud
-
Bangga! Inilah 5 Kejutan dari Tim Wakil Asia di Babak Penyisihan Grup Piala Dunia 2022
-
"Demi Tim Merah Putih" Aksi Sensual Miss World Cup Jelang Babak 16 Besar Piala Dunia 2022
-
Hadapi Australia, Rodrigo De Paul: Argentina Jangan Sampai Bikin Pelanggaran Dekat Kotak Penalti
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai