Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan setelah tidak ikut melakukan perayaan bersama rekan setimnya usai memenangkan laga Portugal vs Swiss di babak 16 besar Piala Dunia 2022.
Pada laga itu pelatih Portugal, Fernando Santos, tidak menurunkan Ronaldo menjadi pemain utama. Dirinya digantikan pemain muda, Goncalo Ramos, yang berhasil tmapil gemilang dengan mencetak tiga gol.
Usai laga, Santos membantah bila dirinya sedang ada masalah dengan mantan bintang Manchester United tersebut.
"Cristiano dan Ramos adalah pemain yang berbeda. Tidak ada masalah dengan kapten tim," kata Santos, dikutip dari The Sun, Rabu (7/12/2022).
"Saya mengenal Cristiano sejak dia berusia 19 tahun. Kami memiliki hubungan yang kuat," sambungnya.
Sementara Ramos yang ditanya terkait suasana di ruang ganti setelah mengetahui reaksi Ronaldo mengaku tidak ada yang dipermasalahkan.
"Sejujurnya, di tim kami, tidak ada yang membicarakannya. Cristiano, sebagai kapten kami, melakukan apa yang selalu dia lakukan," ujar penyerang muda tersebut.
Lebih lanjut, Ramos menegaskan, ia adalah seorang kapten, pemimpin, dan siapapun selalu menantikan untuk bisa bermain dengannya.
"Dia membantu kami, dia menyemangati kami, tidak hanya saya tetapi juga rekan satu tim saya," terang Ramos.
Baca Juga: Fans Portugal Ingin Cristiano Ronaldo Dicadangkan saat Menghadapi Swiss
Pada laga tersebut, Portugal berasil lolos ke babak 16 besar dengan skor 6-1. Namun Ronaldo terlihat hanya memberi tepuk tangan kepada para penggemar Portugal dan memilih pergi menuju ke ruang ganti. Sementara rekan satu timnya tetap berada di lapangan untuk melakukan perayaan bersama fans.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo soal 'Londo Ireng', Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot