Publik dibuat terperanga dengan kehebatan Maroko bisa menembus ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Kehebatan Hakim Ziyech dkk menuai decak kagum banyak pihak.
Jauh sebelum Hakim Ziyech, Achraf Hakimi, Youssef En Nesyri naik panggung di Piala Dunia 2022, Maroko juga punya bintang sepak bola yang diakui kehebatannya, bahkan oleh seorang Pele.
"Jika saya adalah raja sepak bola, maka Larbi Benbarek adalah Tuhannya" ucap Pele seperti dikutip dari aljazeera.com
Legenda Maroko itu bernama Larbi Benbarek. Larbi ialah bagian dari generasi awal Maroko unjuk gigi di panggung sepak bola dunia.
Bagi orang Maroko, Lerbi sejajar dengan Pele. Ia berkulit hitam legam dan memiliki kemampuan olah si kulit bundar di atas rata-rata.
Larbi lahir pada 1917 di pinggiran kota Casablanca. Saat itu Casablanca di bawah kependudukan Prancis. Soal kelahirannya jadi pro kontra. Ada data yang menyebut ia lahir pada 16 Juni 1914, ada yang 1915, 1916 hingga 1917.
Ia terlahir dengan nama Abd al-Qadir Larbi Ben Mbarek. Saat masih berusia sangat kecil, Ben Barek menjadi anak yatim. Ayahnya yang seorang tukang kayu meninggal dunia.
Di usia sangat muda, Ben Barek pun harus bekerja menjadi tulang punggung keluarga. Di tengah-tengah berjuang mencari nafkah, Ben Barek tetap lakoni hobinya bermain sepak bola dengan telanjang kaki di jalanan kota Casablanca.
Pada 1934, ia memulai kariernya sebagai pesepak bola dengan membela tim kota kelahirannya, Idéal de Casablanca, tim kecil yang bermain di kasta kedua Liga Maroko.
Ada satu cerita menarik pada laga debutnya bersama Ideal de Casablanca. Dilansir dari 20minutos.es, Ben Barek lakoni debut tanpa gunakan sepatu bola alias nyeker.
Hebatnya, meski nyeker pada laga debutnya, Ben Barek langsung cetak dua gol ke gawang tim lawan yakni US Marocaine, tim yang saat itu disebut sebagai tim terbaik di Afrika Utara.
Brace Ben Barek pun langsung menyita perhatian publik. Ia pun mendapat kontrak profesional pertama dari klub IS Marocaine. Menariknya sebagai imbalan bermain di klub itu, Ben Barek dikasih kompensasi yakni bekerja sebagai penjaga pom bensin.
Dua tahun kemudian, ia mendapat tawaran dari klub Ligue 1, Olympique de Marseille. Namun tawaran itu ditolak oleh IS Marocaine. Baru pada 1938, akhirnya Ben Barek resmi menjadi pemain Marseille dan mendapat bayaran 44ribu franc.
Selang beberapa bulan, Ben Barek dipanggil untuk membela tim nasional Prancis. Ia mulai debutnya unutk Les Blues di Naples saat melawan Italia.
Awal pemanggilan Ben Barek jadi titik awal hubungan tim nasional Prancis diperkuat talenta hebat berdarah Maroko, seperti Just Fontaine.
Tag
Berita Terkait
-
Sisi Lain Sepak Bola Maroko: Kekerasan Jadi Budaya, Nyawa Suporter Berjatuhan, Mirip dengan Indonesia?
-
Wajib Dicontoh! Hakim Ziyech Tak Pernah Ambil Uang Saat Bela Maroko, Disumbangkan untuk Orang Miskin
-
Maroko Lolos ke Semifinal, Umat Muslim Dunia dari Garut hingga Jalur Gaza Ikut Merayakan
-
Gema Sholawat Nabi dari Garut Iringi Perjuangan Maroko hingga Tembus Semifinal Piala Dunia 2022
-
Momen Haru Walid Regragui Cium dan Peluk Ibunda Rayakan Kemenangan Maroko: Surga di Telapak Kaki Ibu!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Lagi dan Lagi, Ibu Ayu Ting Ting Tuai Komentar Pedas Pakai Perhiasan Emas Seabrek
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi
-
Bandara Internasional Minangkabau Layani 33 Penerbangan Sehari, Didominasi Rute Jakarta
-
Dear Pelajar, Berikut Tips 5 Persiapan Sekolah di Tahun Ajaran Baru
-
Trik LinkUMKM BRI Buat Usaha Anda Jadi "Bankable" dan Mudah Dapat Pinjaman
-
Usai Ketahuan Selingkuh, Eric Syafutra Siap Cium Kaki Shyalimar Malik
-
Rekayasa Arus Sumbar-Riau Diperpanjang hingga Malam Ini, Polisi Fokus Antisipasi Lonjakan Arus Balik
-
Pangandaran Diserbu 25 Ribu Kendaraan! Polisi Terapkan Rekayasa di Jalur Emplak
-
PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026