Seorang bocah laki-laki jadi korban bully hingga mendapat intimidasi karena mendukung Argentina untuk jadi juara Piala Dunia 2022. Pelaku bully bocah itu rekan sepermainan dan tetangga rumah.
Hal tidak mengenakkan ini dialami bocah laki-laki bernama Muhammad Nibras. Dia adalah anak laki-laki yang tinggal di India.
"(Argentina) akan memenangkannya. Messi akan cetak hat-trick" ucap Nibras dengan berlinang air mata.
Keyakinan Nibras ini diungkapnya sebelum pertandingan match day pertama Argentina melawan Arab Saudi.
Sayangnya pada laga itu, Argentina malah dibuat keok oleh Arab Saudi. Kekalahan Argentina ini yang membuat Nibras menjadi korban bully oleh rekan dan tetangga rumah.
Video Nibras menjadi korban bully karena mendukug Argentina viral di laman media sosial. Video ini kemudian menarik perhatian Afi Ahmed, CEO perusahaan travel yang berbasis di Dubai.
Afi kemudian memberikan hadiah tak terduga bagi Nibras. Ia mendapat kesempatan unutk bisa menonton langsung pertandingan Argentina di Qatar.
Hadiah ini tentu saja mengobati rasa sakit hati Nibras yang menjadi korban bullying.
"Saya sangat sedih ketika Argentina kalah di pertandingan pertama, sulit untuk tidak menangis," ucapnya seperti dilansir dari The National News.
"Ini adalah kesempatan sekali seumur hidup. Mereka mengolok-olok saya. Saya tidak sabar untuk menonton langsung Lionel Messi," tambahnya.
Lionel Messi dkk saat ini melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Pada babak empat besar, Argentina akan ditantang Kroasia pada 13 Desember 2022 di Lusail Stadium.
Berita Terkait
-
5 Bintang Besar Sepak Bola yang Sudah Kalah di Piala Dunia 2022
-
Skuad Timnas Inggris Langsung Angkat Kaki dari Qatar Setelah Gagal di Perempat Final Piala Dunia 2022
-
Kylian Mbappe, LeBron James hingga Pele, Berikan Reaksi Terhadap Postingan Cristiano Ronaldo
-
'Jangan Semua Dikaitkan Agama' Ramai Cocoklogi Kemenangan Tim Piala Dunia Disorot Quraish Shihab
-
Dilarang Qatar, Kaum LGBTQ Kibarkan Bendera Pelangi Pakai Filter AR di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela
-
99+ di Keranjang, tapi Mengapa Kita Tetap Belanja dari Kolom Pencarian?
-
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar
-
Pemprov Sulteng Tegaskan Aturan Beasiswa Ganda: Pilih Satu atau Dana Harus Dikembalikan
-
Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru
-
Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Review Never Change!: Komedi Absurd yang Kacau, Gila, dan Sulit Dijelaskan