Keberhasilan Maroko mencetak sejarah manis di Piala Dunia 2022 dengan maju ke semifinal dan melawan Prancis pada Rabu (13/12) dinihari WIB.
Selain tangan dingin pelatih Walid Regragui dan kekompakan Achraf Hakimi dkk, ada faktor lain yang bisa bilang mempengaruhi kehebatan Maroko di Piala Dunia 2022.
Faktor tersebut adalah akademi sepak bola bernama akademi Mohammed VI. Akademi ini digagas oleh raja Maroko, Raja Mohammed VI.
Akademi sepak bola ini berlokasi di Sale, Maroko dan diresmikan oleh Raja Mohammed VI pada 2009 dengan tujuan untuk kemajuan sepak bola nasional Maroko, serta membantu parap pesepak bola bisa bermain di liga profesional.
Sejumlah pemain yang jadi andalan di skuat Maroko di Piala Dunia 2022 adalah jebolan dari akademi Mohammed VI.
Mereka adalah bek Nayef Aguerd, gelandang Azzedine Ounahi dan striker yang jadi pahlawan Maroko di laga melawan Portugal, Youssef En-Nesyri.
Pada 2007, Raja Mohammed VI memberikan instruksi kepada sebuah perusahaan swasta bernama Groupe3Architectes untuk mendirikan akademi sepak bola.
Akademi ini dibangun dengan biaya sebesar 140 juta Moroccan Dirham. Tokoh sepak bola Maroko, Nasser Larguet kemudian ditunjuk menjadi manajer akademi ini.
Nasser Larguet kemudian blusukan ke keliling Maroko untuk mencari talenta terbaik di sepak bola. Selain Nasser, akademi ini juga dipantau langsung oleh sekretaris pribadi Raja Mohammed VI, Mounir El Majidi.
Setelah akademi ini resmi berdiri pada 2010, Raja Mohammed VI pun tak lepas tangan. Ia terus mendukung berjalannya akademi ini dengan memberikan bantuan keuangan.
Lima tahun setelahnya, akademi serupa kemudian dibangun di sejumlah kota lain di Maroko seperti di Agadir, Tangier dan Saidia.
Yang menarik di akademi dengan luas 2,5 km persegi ini dilengkapi fasilitas mumpuni untuk talenta muda sepak bola Maroko.
Akademi ini dibangun dengan fasilitas modern. Para pemain muda Maroko yang masuk ke akademi ini juga mendapat pendidikan di sekolah khusus dengan kurikulum khusus olahraga.
Selain sekolah yang berada di area akademi, di tempat tersebut juga memiliki empat stadion latihan dengan standar FIFA, gunakan lapangan sepak bola sintetis, serta tempat ruang ganti. Selain itu juga ada pusat medis yang terdiri dari klinik, kantor fisioterapis dan kolam balneoterapi.
Menarik bukan, ternyata kemajuan sepak bola Maroko ternyata ada campur tangan langsung dari pemerintah dan pihak swasta.
Berita Terkait
-
Faktor Lionel Messi, Skuad Argentina Pede Wujudkan Mimpi Juara Piala Dunia 2022
-
Jadi Ancaman Serius Argentina, Intip Kekayaan Gelandang Kroasia Luka Modric yang Tembus Rp 1,1 Triliun
-
Heboh! Video dari Seseorang yang Mengaku Time Traveller: Maroko Akan Juara Piala Dunia 2022 Kalahkan Prancis
-
Cristiano Ronaldo Lewat, Lompatan Pemain Maroko saat Bobol Gawang Portugal Setinggi 2,7 Meter
-
Kisah Pemain Timnas Maroko Achraf Hakimi yang Besar dari Keluarga Kurang Mampu
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai