Karim Benzema tepat di hari ulang tahun ke-35 putuskan untuk pensiun dari tim nasional Prancis. Keputusan dari pemain yang kerap disebut Wak Haji oleh netizen Indonesia ini cukup mengejutkan.
"Saya melakukan upaya dan kesalahan yang diperlukan untuk berada di tempat saya hari ini dan saya bangga karenanya! Saya telah menulis cerita saya dan cerita kita berakhir," tulis Karim Benzema di laman sosial media miliknya.
Sebagai seorang striker, Karim Benzema dikenal sebagai sosok striker yang memiliki penyelesaian akhir terbaik. Ia tipikal pemain depan yang kreatif, cepat, gesit dan sangat produkif mencetak gol.
Karim Benzema memiliki kemampuan sama baiknya antara kepala (sundulan) dengan kedua kakinya. Hal itu yang diakui oleh pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti.
Menurut Don Carlo, Karim Benzema ialah striker terbaik dunia yang memiliki kemampuan lengkap baik di kepala ataupun kedua kakinya.
Karim ialah salah satu penggawa terbaik tim nasional Prancis yang memiliki darah keturunan. Ia lahir di Lyon namun keluarga besarnya punya darah Aljazair.
Kakek Benzema diketahui berasal dari desa Tigzirt yang terletak di utara Ait Djelil Aljazair. Sang kakek kemudian bermigrasi ke Lyon dan menetap di sana pada periode 1950-an.
Ayah dari Benzema, Hafid juga diketahui lahir di Tigzirt dan ibunya, Wahida Djebbara lahir dan bear di Lyon. Benzema merupakan anak ketiga dan ia tumbuh bersama delapan saudara laki-laki lainnya di Bron, pinggiran kota Lyon.
Sebagai orang Prancis yang memiliki darah Aljazair, Benzema sempat berada di pusaran kontrovesial saat memilih tim nasional mana yang akan dibelanya.
Baca Juga: Putuskan Pensiun dari Timnas Prancis, Ini Statistik Mentereng Karim Benzema
Pada 6 Desember 2006, Karim Benzema sempat mengatakan kepada media Prancis, RMC bahwa dirinya memiliki keinginan untuk membela tanah kelahiran kakek dan ayahnya, Aljazair.
Dalam pernyataannya itu, Karim Benzema bahwa Aljazair yang ada di hatinya. Sementara membela tim nasional Prancis kata Benzema lebih karena sisi profesional sebagai pesepak bola.
"Aljazair adalah negara orang tua saya, ada di hati saya. Tapi dalam prespektif profesional sebagai atlet, saya akan bermain di Prancis. Saya selalu bersedia untuk membela Aljazair," ucap Karim Benzema,
Ucapan Karim Benzema pun mendapat banyak kritikan. Ia juga sempat disorot publik Prancis karena enggan menyanyikan lagu kebangsaan setiap kali bertanding bersama Les Blues.
Empat tahun setelah pernyataan kontroversial itu, Benzema kembali masuk dalam pusaran kasus lainnya. Empat tim anggota Les Blues pada 18 April 2010 dikabarkan terlibat persetubuhan dengan wanita di bawah umur.
Empat pemain tersebut termasuk Karim Benzema, tiga lainnya ialah Franck Ribery, Sidney Govou dan Hatem Ben Arfa. Benzema dituduh ingin melakukan hubungan seksual dengan seorang wanita berusia 16 tahun.
Berita Terkait
-
Sama-sama Cetak Hat-trick di Final Piala Dunia, Legenda Inggris Geoff Hurst Puji Mbappe: Anda Sensasional!
-
Ogah Bela Timnas Prancis Lagi, Karim Benzema Resmi Pensiun
-
Putuskan Pensiun dari Timnas Prancis, Ini Statistik Mentereng Karim Benzema
-
Final Piala Dunia 2022 Pecah Rekor di Google
-
Ranking FIFA Terbaru Usai Final Piala Dunia 2022: Argentina Melesat, Prancis?
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Sayap Kecil yang Menantang Badai