/
Selasa, 27 Desember 2022 | 22:00 WIB
Karl Marx mantan bomber Semen Padang (ligaindonesiabaru.com)

Pada Maret 2019, laman media sosial Indonesia sempat geger dengan kehadiran Karl Marx di kota Padang, Sumatera Barat. 

Netizen dibuat heboh dengan nama orang ini identik dengan filsuf asal Jerman pendiri aliran Marxism yang menjadi dasar Komunisme internasional. 

Tentu saja nama Karl Marx yang datang ke Padang, Sumatera Barat ini bukan orang yang wafat di London, Inggris pada 14 Maret 1883. Karl Marx yang datang ke Padang adalah seorang pesepak bola asal Chad. 

Klub kebanggaan orang Minang, Semen Padang pada 30 Maret 2019 merekrut Karl Marx dari klub Malaysia, Perak FC. 

Nama panjang pemain asal Chad ini ialah Karl Max Dany Barthélemy. Ia lahir di N'Djamena, Chad pada 27 Oktober 1986. 

Sepanjang musim 2019-20, Karl Marx melakoni 26 laga bersama Semen Padang dan mencetak 8 gol. Penampilan Karl Marx bersama Semen Padang terbilang cukup baik. 

Ia misalnya mampu mencetak brace alias dua gol saat Semen Padang mengalahkan Persela 2-0 pada 20 Agustus 2019. 

Namun perjalanan Karl Marx di Semen Padang terhenti pada akhir musim. Manajemen Kabau Sirah putuskan tak perpanjang kontrak Karl Marx. 

Mengutip dari laman Transfermarkt, Karl Marx kini hidup luntang lantung tanpa klub. Ya, setelah putus kontrak dari Semen Padang, Karl Marx saat ini berstatus tanpa klub. 

Baca Juga: Bursa Transfer BRI Liga 1: Kapten Persebaya Menuju Persib, Egy Maulana Vikri Jadi Rebutan Madura United dan Persis Solo?

Sejak 1 Januari 2020, pemain yang mencetak 2 gol untuk timnas Chad itu pengangguran. Tidak ada informasi terbaru soal kondisi Karl Marx saat ini. 

Sebelum bermain di Semen Padang, Karl Marx malang melintang di sejumlah klub Liga Maroko dan Tunisia. 

Ia bahkan sempat menyandang gelar top skor di Botola Pro, kompetisi tertinggi Liga Maroko pada musim 2011-12. Saat itu ia membela Difaa El Jadidi dan torehkan 17 gol dalam satu musim. 

Load More