Pemain naturalisasi berdarah Spanyol, Jordi Amat menceritakan proses dirinya menjadi warga negar Indonesia (WNI).
Dalam wawancara bersama Marca, Jordi Amat menjelaskan bila dirinya memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang berasal dari Sulawesi Utara.
Garis keturunan dari nenek itulah yang mempermudah proses naturalisasi Jordi Amat hingga akhirnya mendapatkan KTP Indonesia.
"Ini adalah proses yang sepertinya lebih dari yang diharapkan, meskipun pada akhirnya hanya butuh satu tahun. Untuk rekan-rekan lain, misalnya, butuh tujuh tahun untuk mendapatkan nasionalisasi," kata Amat kepada Marca, dikutip Kamis (29/12/2022).
Jordi Amat sendiri sudah memperkuat beberapa klub Eropa seperti
Espanyol, Rayo Vallecano, Real Betis dan Eupen telah menjadi tim yang pernah dibelanya.
Namun, pada usia 30 tahun, Jordi Amat memutuskan untuk bermain dengan Johor Malaysia.
"Saya selalu tahu tentang kemungkinan menjadi warga negara Indonesia melalui nenek saya. Tahun lalu, ketika saya berada di Eupen, saya menghargai pilihan itu dan kami memulai negosiasi," ungkap Amat.
Pemain berposisi bek ini diprediksi akan kembali tampil sebagai starter pada pertandingan lanjutan Grup A Piala AFF 2022 antara timnas Indonesia vs Thailand.
Baca Juga: Apes! Tas Pengunjung Digondol Maling saat Makan di Mal, Pelaku Diduga Nyamar jadi Pelayan Restoran
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026