Suara.com - Stres adalah suatu reaksi dari tubuh (respons) terhadap lingkungan yang dapat memproteksi diri kita dan merupakan sebuah defense mechanism alami yang membuat kita tetap hidup.
Stres tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Bahkan ketika masih dalam kandungan, Anda sudah merasakan stres karena ketidaknyamanan ketika akan lahir ke dunia. Ketika Anda lahir ke dunia, menjadi remaja, bahkan sampai kita tua, kita tidak lepas dari stres.
Stres dalam kadar ringan dapat membuat Anda berpikir dan berusaha dalam menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres dalam kadar ringan juga dapat menjadi motivasi untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan stress dapat membuat hidup menjadi lebih penuh ‘warna’. Namun stres yang berlebihan dan berkepanjangan akan menimbulkan gangguan pada kesehatan tubuh kita.
Mengutip dari situs All About Stress.Com, stres ada dua jenis: stres positif (eustress) dan stres negatif (distress). Stres bersifat positif bila Anda dapat menghadapinya dan meningkatkan kemampuan kita untuk menghadapinya. Sedangkan stres bersifat negatif bila Anda tidak memiliki kemampuan cukup untuk menghadapinya, timbul gangguan kesehatan, timbul ketakutan, kecemasan, dan keinginan untuk ‘melarikan diri’.
Stres, kata psikolog, Diah A. Witasari, S.Psi, dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari istirahat, sharing dengan orang terdekat, liburan, hingga relaksasi. Terapi relaksasi, lanjut dia, adalah terapi yang bertujuan untuk melancarkan peredaran darah, mengendurkan saraf dan otot yang tegang, sehingga tubuh menjadi rileks, nyaman dan bugar kembali.
Ada banyak tempat relaksasi yang bertebaran di kota-kota besar. Mulai dari tempat yoga, meditasi, massage (pijat), Spa, refleksi dan berbagai tempat kebugaran lainnya. Semua terapi dan perawatan dengan berbagai teknik tersebut bermanfaat untuk mengurangi stres yang mudah dialami masyarakat perkotaan, mulai dari anak-anak hingga dewasa.
Tempat-tempat relaksasi tersebut biasanya berupa kelas-kelas reguler atau privat. Mulai dari tingkat dasar, menengah hingga lanjutan. Semua program tersebut dibuat sesuai keinginan dan kebutuhan peserta. Untuk kelas reguler biasanya jumlah peserta dibatasi maksimal 10 orang.
Pembatasan jumlah peserta dilakukan agar instruktur lebih mudah dan maksimal dalam membimbing dan mengamati setiap gerakan peserta. Tak hanya itu, dengan cara tersebut hasil yang dirasakan para peserta setelah melakukan terapi relaksasi pun diharapkan akan lebih maksimal.
Berikut beberapa penjelasan tentang manfaat yoga, meditasi dan pijat yang bermanfaat untuk mengurangi stres, menjaga kebugaran dan kesegaran tubuh:
Yoga
Intinya adalah Anda harus fokus dan bernafas dengan teratur. Yoga telah menjadi alternatif penyembuhan yang populer. Partisipan diminta untuk mengosongkan pikiran mereka terhadap satu tujuan dan menenangkan energi mereka. Tarikan nafas yang panjangan dengan sedikit peregangan yoga dan beberapa pose dasar bisa menyegarkan tubuh, pikiran dan batin.
Walaupun latihan itu hanya Anda lakukan beberapa menit saja, yoga bisa mempengaruhi tampilan seseorang, membuat mereka selalu berpikiran positif dan penuh semangat.
Untuk ikut kelas yoga tidaklah sulit. Dewasa ini banyak sekali kelas yoga yang bisa Anda temui di pusat kebugaran ataupun tempat-tempat kecantikan. Anda juga bisa mempelajarinya sendiri. Lewat buku, juga video. Jika Anda sudah mengenal yoga, lakukan latihan yoga dengan frekuensi yang konsistan untuk hasil lebih baik.
Meditasi
Meditasi juga nggak kalah ampuhnya dengan yoga untuk menghilangkan stres. Meditasi dilakukan dengan cara mengendalikan kekuatan pikiran, mencari kebebasan mental dan lolos dari rasa stres. Jika Anda bermeditasi dengan regular, Anda bisa dengan mudah mengatur kekuatan mental, fisik dan emosional.
Anda tak perlu melakukan hal yang berlebihan untuk meditasi. Cukup duduk dalam posisi yang nyaman di lokasi pribadi Anda, tambahkan visual yang menyegarkan di sekitar Anda. Bisikkan kata yang menyegarkan akan membuat Anda mudah fokus. Anda bisa melakukannya dengan mata terbuka atau tertutup.
Pijat
Anda bisa melepas stres dengan pijatan ringan ataupun pijat urut untuk seluruh badan. Bisa dengan Anda coba lakukan sendiri atau pergi saja ke panti pijat langganan Anda.
Dokter Ryan Thamrin menjelaskan, yoga, meditasi dan pijat adalah cara efektif untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, pikiran dan semangat. Kekuatan pikiran adalah hal yang paling luar biasa. Kekuatan pikiran juga yang mengendalikan mimpi, dan kepercayaan. "Latihlah teknik relaksasi dasar untuk mengembalikan rasa kepercayaan diri Anda," jelasnya.
Nah, mulai sekarang jangan pernah abaikan kebutuhan relaksasi untuk tubuh Anda. Pilihlah jenis perawatan relaksasi yang mudah diterapkan secara rutin. Dijamin setelah melakukan perawatan relaksasi, tubuh Anda bukan hanya terasa ringan dan nyaman, tapi juga segar dan bugar.
Berita Terkait
-
Piala Dunia Bukan Sekadar Hiburan, Bisa Bantu Melepas Stres?
-
Lenovo Hadirkan Laptop AI Edisi FIFA World Cup 2026 di Indonesia, Yoga Slim 7i dan Legion Pro 7i
-
Saat Stres dan Belanja Mulai Sulit Dipisahkan, Paylater Jadi Pelarian?
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
-
Lenovo Yoga Tab Resmi di Indonesia, Tablet AI Native Harga Rp11 Jutaan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?
-
Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak
-
Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun