Suara.com - Jika Anda merasa begitu tertekan, seolah pekerjaan tak ada habisnya, dan banyak email yang harus dijawab, coba luangkan waktu untuk melakukan yoga.
Meluangkan 10 menit untuk yoga, dijamin akan membuat Anda jauh lebih segar ketimbang 10 menit untuk coffee break. Yoga bisa membantu Anda merasa lebih tenang dan jauh lebih segar. Tak hanya itu, yoga secara teratur juga membantu tubuh menekan tanda-tanda penuaan loh. Jadi kenapa tidak secara rutin melakukan yoga.
Berikut empat posisi yoga yang bisa Anda merasa lebih tenang, santai dan jauh lebih segar. Tapi jika waktu yang ada tak cukup, melakukan salah satu di antaranya akan sangat membantu mengusir rasa lelah.
Postur Pohon
Geser berat badan ke kaki kiri. Perlahan tarik lutut kanan ke dada. Pegang pergelangan kaki lalu tekan bagian bawah kaki kanan ke paha kiri. Jika merasa goyah, pertahankan tangan pada pergelangan kaki saat menekannya ke paha. Jika sudah menemukan keseimbangan, tekan telapak tangan Anda bersama-sama di depan dada Anda. Jatuhkan bahu ke bawah dan kembali dan pilih satu titik untuk dilihat. Bertahanlah di posisi ini, sambil menarik napas dalam selama lima kali. Ulangi pada kaki yang lain.
Posisi ini bisa menguatkan otot paha, dengkul, tulang belakang. Posisi ini juga melemaskan pinggang dan punggung.
Postur prajurit II
Melenturkan pinggang dan bahu. Juga menguatkan kaki, punggung dan pergelangan kaki.
Tarik kaki kiri ke belakang, perlahan luruskan dan putar tumit Anda hingga seolah-olah tertanam di dalam tanah. Kemudian perlahan rentangakan kedua lengan hingga sejajar bahu dengan telapak tangan mengarah ke bawah. Lihat di atas tangan depan Anda. Tahan posisi ini, hingga lima kali tarikan nafas. Ulangi di sisi lain.
Posisi Prajurit Bertahan
Pose ini meregangkan pangkal paha, dada, dan bahu sekaligus meningkatkan stamina dan kekuatan di kaki.
Tarik kaki kanan ke depan, tekuk lutut kanan. Turunkan tangan kiri ke kaki kiri dan geser ke arah pergelangan kaki Anda. Putar telapak tangan kanan mengarah ke langit dan rentangkan lengan kanan ke atas kepala, hingga di belakang tubuh tanpa menggerakkan kaki. Arahkan mata ke atas. Setelah lima kali menarik napas dalam-dalam, turunkan lengan kanan dan angkat lengan kiri sampai keduanya setinggi bahu, telapak tangan menghadap ke bawah, kembali ke posisi prajurit II. Ulangi dengan sisi berbeda.
Prajurit III
Menguatkan otot hamstrings, betis dan bahu. Selain juga menyuntikkan energi ke tubuh Anda.
Peluk kaki kiri ke dada, kemudian perlahan rentangkan ke belakang hingga sejajar dengan tanah. Lenturkan dan arahkan jari-jari kaki ke bawah. Perlahan ayunkan badan ke depan sehingga sejajar dengna lantai. Rentangkan tangan ke tanah untuk menstabilkan diri. Masih dalam posisi semula, perlahan tarik kedua tangan ke depan dada. Tarik nafas dalam-dalam sebanyak lima kali, sebelum kembali ke posisi normal. Ulangi gerakan yang sama di sisi lain. (Huffingtonpost.com)
Berita Terkait
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Aktivasi Autodebet BPJS Kesehatan Lewat BRImo, Tak Perlu Khawatir Nunggak
-
Cara Mendapatkan Antrean Faskes BPJS Kesehatan Lewat Aplikasi Mobile JKN
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi