Suara.com - Ada kabar baik bagi anda peminum kopi aktif. Berdasarkan sebuah penelitian, meminum kopi bisa mengurangi risiko terkena diabetes. Konsumsi satu cangkir kopi setiap hari bisa menurunkan 11 persen risiko diabetes tipe 2. Sementara itu, pengurangan konsumsi satu cangkir kopi setiap hari akan meningkatkan risiko terkena diabetes hingga 17 persen.
Semakin banyak meminum kopi juga semakin kecil risiko terkena diabetes. Studi tersebut mengungkapkan, risiko mereka yang meminum tiga cangkir kopi atau lebih per hari akan turun 37 persen terkena diabetes dibandingkan yang hanya mengkonsumsi satu cangkir kopi per hari.
“Perubahan dalam konsumsi kopi akan mempengaruhi risiko terkena diabetes dalam jangka pendek,” kata Prof Frank Hu, pemimpin penelitian.
Studi itu dilakukan kepada 124 ribu orang oleh Harvard School of Public Health. Studi dilakukan terkait hubungan antara kopi dengan perlindungan kesembangan kadar gula di darah.
Sebelumnya, Prof Hu juga sudah melakukan studi yang mengungkapkan enam cangkir kopi setiap hari bisa mengurangi risiko terkena diabetes hingga sepertiga dibandingkan orang yang tidak pernah meminum kopi sama sekali. Namun, Dr Richard Elliot, ahli diabetes dari Inggris memberikan peringatan terkait hasil studi tersebut.
“Itu bukan berarti kopi punya kaitan langsung dengan mengurangi risiko diabetes. Faktor lain tidak diidentifikasi dalam studi ini yang seharusnya dimasukkan,” kata Elliot. (Dailymail)
Berita Terkait
-
Waspada Siklon dan Ancaman Penyakit! Hantavirus Mengintai, Diabetes Tipe 2 Ancam Anak Muda
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Bola Ada di Tangan BPOM: Saatnya Wajibkan Label Peringatan Gula
-
Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat
-
Smartwatch Kini Bisa Baca Risiko Diabetes? Ini Fitur Huawei Watch Fit 5 Pro
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI