Suara.com - Rishi Khatau, bocah empat tahun asal India, terpaksa menjalani operasi pengangkatan lemak di tubuhnya, karena menderita obesitas. Dia diyakini sebagai bocah pertama di dunia yang menjalani operasi tersebut.
Rishi yang lahir dengan berat hanya 1,6 kilogram, menderita prader-willi sindrom. Penyakit itu membuat tubuh Rishi tidak dapat membakar kalori dengan baik.
Hingga akhirnya, berat badan Rishi melonjak hingga 44 kilogram, dan membuatnya terpaksa mengenakan pakaian orang dewasa.
Sejatinya, Rishi, telah melakukan program penurunan berat badan, seperti olahraga. Tetapi, seluruh program yang dijalankan Rishi tidak berhasil dengan baik.
"Kami terpaksa melakukan hal ini karena dia semakin kepayahan. Dia kesulitan bernapas, bahkan harus dipapah setiap pergi ke sekolah," kata ayah Rishi, Dipen yang berprofesi sebagai pengusaha tekstil, seperti dikutip dari laman Metro, Senin (12/5/2014).
Operasi yang dijalankan Rishi berhasil dengan baik. Kini, dia telah kehilangan 13 kilogram lemak, enam bulan pascaoperasi.
"Kami melihat kondisinya semakin baik. Dia tidak kesulitan tidur, dan lebih mudah bernapas," kata Dipen.
"Saya senang melihat perubahan itu, meski saya harus mengeluarkan uang 3.000 euro untuk operasi," tuturnya.
Berita Terkait
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Lebih dari Sekadar Ambisi, Ini 5 Kunci Energi Batin untuk Sukses di 2026
-
Self-Love Bukan Egois tapi Cara Bertahan Waras di Tengah Tuntutan Hidup
-
CERPEN: Kafe dan Sore yang Terlalu Sempurna untuk Dibatalkan
-
Finex and doctorSHARE Dukung Akses Kesehatan di Wilayah Kepulauan
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial
-
Pakar Ungkap Cara Memilih Popok Bayi yang Sesuai dengan Fase Pertumbuhannya
-
Waspada Super Flu Subclade K, Siapa Kelompok Paling Rentan? Ini Kata Ahli
-
Asam Urat Bisa Datang Diam-Diam, Ini Manfaat Susu Kambing Etawa untuk Pencegahan
-
Kesehatan Gigi Keluarga, Investasi Kecil dengan Dampak Besar
-
Fakta Super Flu, Dipicu Virus Influenza A H3N2 'Meledak' Jangkit Jutaan Orang
-
Gigi Goyang Saat Dewasa? Waspada! Ini Bukan Sekadar Tanda Biasa, Tapi Peringatan Serius dari Tubuh
-
Bali Menguat sebagai Pusat Wellness Asia, Standar Global Kesehatan Kian Jadi Kebutuhan
-
Susu Creamy Ala Hokkaido Tanpa Drama Perut: Solusi Nikmat buat yang Intoleransi Laktosa
-
Tak Melambat di Usia Lanjut, Rahasia The Siu Siu yang Tetap Aktif dan Bergerak