Suara.com - Penelitian terkini menunjukkan bahwa makan buah berries mungkin bisa dijadikan cara terbaik untuk menurunkan berat badan.
Dalan studi ini para peneliti menemukan bahwa ekstrak cranberi dapat menurunkan berat badan.
Profesor Yves Desjardins bahwa studi ini difokuskan pada senyawa fenolik yang ditemukan di cranberi, tetapi senyawa ini juga ditemukan dalam bluberi, stroberi, kulit apel dan anggur.
Senyawa tersebut mampu memodifikasi bakteri di perut dan meningkatkan "bakteri baik", yang berkhasiat untuk mengatasi peradangan dan dapat membantu mencegah penyakit jantung.
Ketika senyawa fenolik diberikan kepada tikus obesitas mereka akhirnya memiliki tubuh lebih ramping.
"Kami telah secara khusus menunjukkan bahwa ekstrak cranberi dapat merangsang kolonisasi spesies tertentu dari bakteri yang disebut Akkermansia municiphila yang telah terbukti hadir dalam usus tikus ramping, bukan pada tikus gemuk," kata Prof Desjardins, anggota dari Kanada Institute of Nutrition and Food Fungsional.
Untuk memastikan apakah senyawa tersebut bekerja pula pada tubuh manusia, kini para peneliti sedang melakukan uji klinis pada manusia.
Namun penelitian sebelumnya yang melibatkan 30 lelaki obesitas yang diberi secangkir jus cranberi sehari menunjukkan, peserta berhasil menurunkan ketebalan pinggangnya sekitar 1 cm.
"Pada saat itu kami tidak bisa menjelaskan efek ini. Tapi sekarang kita percaya bahwa senyawa itu merangsang bakteri anti-obesitas," kata Prof Desjardins.
"Saya pikir intinya adalah, makan buah, mereka dapat memodifikasi positif bakteri Anda dan Anda mungkin kehilangan berat badan."
Meskipun belum jelas berapa banyak orang harus mengonsumsi untuk buah berries untuk mendapatkan efek kesehatan tersebut.
Namun Prof Desjardins mengatakan bahwa jumlah ekstrak cranberi yang diberikan kepada tikus itu kira-kira setara dengan sekitar setengah cangkir, mungkin sampai satu cangkir penuh buah setiap hari. (News.com.au)
Berita Terkait
-
Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus
-
Bebas Makan Enak, 5 Tips Tetap Stabilkan Berat Badan saat Hari Raya
-
Audy Item Bicara Obesitas: Pentingnya Dukungan Medis untuk Menurunkan Berat Badan
-
Puasa Ramadan Bikin Berat Badan Naik? Begini Penjelasan Ahli Gizi RSA UGM
-
Bintangi Film The King's Warden, Park Ji Hoon Ungkap Perjuangan Turun 15 Kg
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal