Suara.com - Disfungsi ereksi adalah gangguan umum yang sebagian besar mempengaruhi laki-laki yang sudah berusia.
Kelainan ini umumnya disebabkan, karena penurunan tajam kadar testosteron pada laki-laki. Hal ini terutama dialami oleh laki-laki berusia 40 ke atas.
Menurut statistik terbaru, disfungsi ereksi diketahui mempengaruhi sekitar 5 persen laki-laki di atas usia 45 dan sekitar 20-25 persen laki-laki di atas usia 60 tahun.
Dengan demikian, ada beberapa pengobatan medis yang dapat bekerja untuk menyembuhkan disfungsi ereksi.
Tapi, ketika membicarakan sebuah obat untuk suatu penyakit, solusi penyembuhan alami adalah cara terbaik untuk mengatasinya.
Berikut adalah beberapa cara alami untuk menyembuhan disfungsi ereksi:
1. Bawang Putih
Salah satu penyebab utama disfungsi ereksi adalah kurangnya aliran darah ke organ seks. Bawang putih mengatur aliran darah dan membantu meningkatkan tekanan, sehingga merangsang organ. Bawang putih juga kaya akan beberapa mineral yang membantu untuk meningkatkan jumlah sperma pada laki-laki.
2. Daging
Kaya zat besi, daging sapi berfungsi sebagai salah satu solusi alami utama untuk disfungsi ereksi. Ini memiliki potensi untuk meningkatkan jumlah sperma dan dipandang sebagai salah satu dari beberapa makanan yang ampuh untuk menyembuhkan disfungsi ereksi.
3. Delima
Delima adalah makanan super karena berbagai alasan. Buah ini penuh dengan mineral dan vitamin penting yang bekerja secara alami menyembuhkan impotensi. Campuran kaya antioksidan dalam buah delima berfungsi untuk meningkatkan jumlah sperma pada laki-laki.
4. Dark Chocolate
Dark chocolate atau cokelat gelap mengandung flavonoid yang membantu dalam sirkulasi darah. Selain itu,membantu pula untuk menurunkan kadar kolesterol yang dipandang sebagai promotor disfungsi ereksi.
5. Pisang
Satu buah pisang sehari, bisa membantu mengatasi disfungsi ereksi. Ini dikarenakan pisang berisi bromelain, enzim penting yang terbukti untuk mengatur hormon seks dalam tubuh. Selain itu, pisang juga kaya akan vitamin A dan B1 yang meningkatkan stamina dan meningkatkan gairah seks pada laki-laki. (Boldsky)
Berita Terkait
-
Bekas Jerawat Membandel? Coba 4 Cara Alami Ini, Bahannya Mudah Didapat
-
Stop Dipencet! 7 Cara Alami yang Ampuh dan Aman Mengatasi Jerawat
-
Lupakan Krim Abal-Abal, Ini 5 Cara Hilangkan Flek Hitam Pakai Bahan Alami di Rumah
-
7 Makanan Penurun Kolesterol yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari
-
Cara Alami Mencerahkan Kulit Ketiak: Metode dan Khasiatnya
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran
-
DBD Menular atau Tidak Lewat Sentuhan? Simak Fakta-faktanya
-
AI Masuk Dunia Wellness: Kursi Pijat Canggih Ini Bisa Baca Stres dan Sesuaikan Relaksasi
-
Penelitian Baru: Salinitas Air Minum Berkontribusi pada Risiko Hipertensi
-
Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?
-
Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar
-
Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker