Suara.com - Masturbasi dalam kasus laki-laki bila dilakukan secara wajar memang memiliki keuntungan seperti mengurangi stres yang berlebihan. Namun bila dilakukan terlalu sering justru dapat menimbulkan ancaman bagi fungsi tubuh.
Kadang-kadang menjadi membingungkan untuk menentukan tingkat seperti apa yang sudah bisa dikatakan bahwa masturbasi bisa berbahaya.
Untuk menjawab pertanyaan yang cukup populer “berapa banyak masturbasi seharusnya, atau berapa kali sehari masturbasi yang masih baik-baik saja”, ilmuwan medis berpendapat bahwa laki-laki tidak boleh masturbasi lebih dari tiga atau empat kali dalam seminggu.
Lantas apa efek bahayanya bila masturbasi dilakukan secara berlebihan, setelah sebelumnya telah diuraikan efek berbahaya masturbasi pada lelaki bagian pertama dan kedua:
1. Rambut Rontok
Masturbasi berlebihan menyebabkan rambut rontok pada laki-laki. Jadi, jika Anda masturbasi lebih dari 6-7 kali seminggu dan melihat diri Anda kehilangan rambut, tidaklah mengherankan.
2. Hilangnya Memori
Karena pelepasan dopamin yang berlebihan di otak, masturbasi yang berlebihan dapat menyebabkan hilangnya memori. Seiring waktu, efek pada memori akan lebih jelas.
3. Minat Seks Menurun
Laki-laki yang melakukan masturbasi terlalu banyak akan segera menyadari minatnya pada seks yang menurun. Masturbasi mempengaruhi kadar testosteron dalam tubuh.
4. Penuaan Dini
Sebuah penelitian terkini menyebutkan bahwa laki-laki yang melakukan masturbasi lebih dari enam sampai tujuh kali seminggu cenderung terlihat lebih tua dari usianya. Hal ini terutama terkait dengan penurunan kadar testosteron. (Boldsky)
Berita Terkait
-
Bukan Solusi, Membalas "Terserah" dengan "Sepakat" Justru Jadi Bom Waktu bagi Hubunganmu
-
Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga
-
Misteri Lampu Petromax, Siapakah Lelaki Pengantar Makanan Tengah Malam Itu?
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Lucinta Luna Balik Jadi Perempuan saat ke Korea, Tampil Maskulin Cuma Prank?
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern