Suara.com - Peran trombosit dalam darah adalah untuk membekukan itu sehingga tidak banyak darah yang hilang saat terjadi perdarahan.
Selain itu, trombosit juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga Anda tidak akan rentan terhadap infeksi atau gangguan penyakit berbahaya lainnya.
Tapi sayangnya penyakit tertentu seperti demam berdarah sering menimbulkan jumlah trombosit Anda menurun. Jika jumlah trombosit menurun, sistem kekebalan tubuh pun akan melemah. Akibatnya, Anda menjadi kurang mampu melawan penyakit.
Nah, untuk meningkatkan jumlah trombosit tersebut, Anda dapat mengonsumsi makanan tertentu yang dapat meningkatkan trombosit dalam darah. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:
1. Pepaya
Pepaya adalah buah yang paling bisa meningkatkan jumlah trombosit. Selain daging, mengonsumsi daun pepaya rebus juga dapat meningkatkan tingkat platelet.
2. Delima
Delima kaya akan zat besi yang dapat membantu dalam meningkatkan jumlah trombosit. Tak hanya itu, delima juga tinggi vitamin yang dapat membantu Anda dalam memerangi penyakit demam berdarah.
3. Sayuran Hijau
Sayuran hijau mengandung vitamin K yang baik untuk dikonsumsi, karena dapat membantu proses pembekuan darah untuk menghentikan perdarahan. Selain itu, bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya juga bermanfaat untuk meningkatkan jumlah trombosit.
4. Bawang Putih
Bawang putih baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami dan dapat menambahkan sel darah dalam tubuh.
5. Bit
Buah ini mampu mempertahankan jumlah trombosit darah Anda agar tidak turun.
6. Hati Ayam
Hati ayam atau hati sapi bermanfaat untuk meningkatkan jumlah trombosit darah. Tapi pastikan Anda melakukan proses memasak yang tepat, karena dapat merusak kesehatan tubuh Anda jika salah memasaknya.
7. Kismis
Buah-buahan kering seperti kismis mengandung 30% besi untuk meningkatkan tingkat platelet alami.
8. Aprikot
Apricot adalah buah yang kaya zat besi. Mengonsumsi buah ini setiap hari dapat meningkatkan jumlah trombosit.
9. Kurma
Kurma tinggi zat besi dan nutrisi lain yang bermanfaat untuk meningkatkan trombosit secara alami.
10. Gandum
Gandum kaya akan serat, nutrisi, mineral, vitamin yang baik untuk meningkatkan jumlah trombosit. (Medic Magic)
Berita Terkait
-
Bekas Jerawat Membandel? Coba 4 Cara Alami Ini, Bahannya Mudah Didapat
-
Stop Dipencet! 7 Cara Alami yang Ampuh dan Aman Mengatasi Jerawat
-
Lupakan Krim Abal-Abal, Ini 5 Cara Hilangkan Flek Hitam Pakai Bahan Alami di Rumah
-
7 Makanan Penurun Kolesterol yang Wajib Dikonsumsi Setiap Hari
-
Cara Alami Mencerahkan Kulit Ketiak: Metode dan Khasiatnya
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
Terkini
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?