Suara.com - Air merupakan zat yang berperan penting dalam pertumbuhan anak, kesehatan maupun aktivitas kesehariannya.
Penelitian Armstrong dan Lieberman, menurut Dr. Sudung O. Pardede, SpA (K) dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, kekurangan air sebanyak 1 persen, dapat menyebabkan gangguan mood.
Sedangkan kekurangan air sebanyak 2 persen, akan menurunkan kemampuan fisik, baik visuomotor, psikomotir dan kognitif.
Oleh karena itu, kata Sudung, anak dianjurkan untuk minum setiap 30-60 menit sekali sepanjang hari.
"Walau tidak merasa haus, anak harus tetap minum, apalagi jika anak tersebut sangat aktif. Jangan menunggu anak haus, karena haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah kekurangan cairan," ujarnya dalam acara Urinary Color Chart (UCC) for Kids, di Jakarta, pada Rabu (8/10/2014).
Untuk mencegahnya, kata Sudung, anak perlu dibiasakan untuk minum air putih. "Perkenalkan air putih sejak usia dini. Jangan malah air-air berwarna atau soda. Biasakan mereka minum air putih," tambahnya.
Kebutuhan air anak per hari, ia menjelaskan, ditentukan oleh usia, berat badan dan aktivitasnya. Anak 1-3 tahun misalnya, membutuhkan 1,1 liter perhari atau sebanyak 4 gelas perhari.
Sedangkan pada usia 4-6 tahun, kata sudung, mereka memerlukan 1,4 liter perhari atau 6 gelas perhari. Sementata anak pada usia 7-9 tahun, memerlukan 1,6 liter perhari atau sebanyak 6 gelas perharinya.
"Pada usia 10-12 tahun, anak laki-laki dan perempuan dibedakan. Pada laki-laki membutuhkan 1,8 liter perhari atau 7 gelas. Sedangkan perempunman 1,9 liter atau 8 gelas perhari," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Gaya Hidup Sehat dan Aktif Makin Jadi Pilihan Masyarakat Modern Indonesia
-
Empati Sejak Dini, Ramadan Jadi Momen Orang Tua Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak
-
Stop Target Besar! Rahasia Konsisten Hidup Sehat Ternyata Cuma Dimulai dari Kebiasaan Kecil
-
Bibir Sumbing pada Bayi: Penyebab, Waktu Operasi, dan Cara Perawatannya
-
5 Rekomendasi Susu Kambing Etawa untuk Jaga Kesehatan Tulang dan Peradangan pada Sendi
-
Mencetak Ahli Gizi Adaptif: Kunci Menghadapi Tantangan Malnutrisi di Era Digital
-
Tips Memilih Klinik Tulang Terpercaya untuk Terapi Skoliosis Non-Operasi
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia